GERBANG PENDIDIKAN

109 Madrasah Di Maluku Belum Input Data DIA

RakyatMaluku.com – DARI total 412 lembaga madrasah di Maluku termasuk Raudhatul Ahtfal (RA), 109 madrasah diantaranya belum bisa ditetapkan sebagai madrasah sasaran akreditasi. Sebab, rata-rata dari madrasah tersebut belum melakukan inputing data ke dalam Daftar Isian Akreditasi (DIA) yang terkonek langsung dengan data Sistem Penilaian Akreditasi (SISPENA).

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku M. Hanafi Rumatiga mengaku, penyebabnya adalah status tanah sehingga madrasah-madrasah itu kesulitan untuk memenuhi kolom-kolom isian pada data Education Management Information System (EMIS) milik Kementerian Agama.

”Jadi data bisa terinput ke dalam data SISPENA jika madrasah -madrasah ini sudah memenuhi semua persyaratan dan menginputnya ke dalam data EMIS. Sebab, jika ada satu kolom saja yang tidak terisi maka secara keseluruhan tidak bisa terinput,”ujar Rumatiga, Minggu, 29 Juli.

Dijelaskan, jika madrasah-madrasah ini telah selesai menginput data ke dalam DIA baru akan ditetapkan sebagai madrasah sasaran akreditasi.”Kalau data-data itu belum dipenuhi tentu mereka tidak bisa menjadi madrasah sasaran akreditasi. Sementara sekarag pemerintah gencar mempresure agar proses akreditasi dilakukan secara besar-besaran.”kata Rumatiga.

Dia mengungkapkan,diluar dari 109 madrasah itu, 47 madrasah telah selesai melakukan input data dan 59 lainnya sementara masih dalam proses.”Nah, 109 madrasah ini akan kita dorong. Kemenag kabupaten/kota juga sudah kita surati dan telah ditindaklanjuti dengan mempresure madrasah-madrasah itu.”ungkap Rumatiga. (CIK)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top