NEWS UPDATE

Kedutaan AS Kagumi Pulau Kei, Tawarkan Studi Di AS

Second Secretary Duta Besar Amerika Serikat Joshua Lustiq berada di tengah pejabat Pemda Maluku Tenggara. Foto: Humas Pemkab Malra For rakyatmaluku.com

RakyatMaluku.com – KEDUTAAN Amerika Serikat (AS) mengaku sangat tertarik pada lingkungan di perairan Kepulauan Kei, Kabupaten Maluku Tenggara. Perairan yang berada di ujung timur Indonesia itu menyimpan sejuta hasil perikanan laut berupa ikan dan pariwisata yang menjanjikan.

Itulah yang mendorong pihak Kedutaan AS yang dipimpin Second Secretary Duta Besar Amerika Serikat Joshua Lustiq mengaku tertarik pada ekosistem laut yang ada di sana.

Dalam lawatannya ke Kepulauan Kei, kemarin, Joshua Lustiq mengatakan, sebagai orang yang diserahi tanggungjawab mengurusi di bidang ekonomi, lingkungan hidup, pariwisata, pendidikan, dan perikanan, terutama konservasi alam laut dia merasa kagum pada kekayaan alam laut Kepulauan Kei.

Di samping hasil ikan, yang menjadi perhatian utama Kedutaan AS adalah penyu belimbing. Mereka menganggap Indonesia adalah negara yang sangat besar karena terdiri atas pulau-pulau yang memiliki kekayaan alam baik darat maupun laut.

“Kekayaan alam laut tersebut banyak terdapat di bagian timur. Dan, di Maluku sendiri itu berada di Kepulauan Kei. Oleh karena itu, penyu belimbing ini menjadi perhatian utama AS untuk dilestarikan dan dikembangkan. Dorongan ini muncul karena pengalaman kami di AS penyu belimbing sudah semakin punah akibat tercemarnya limbah-limbah industri besar dan penangkapan ikan dan hasil laut lainnya secara liar,” ujar Joshua Lustiq.

Kedatangan Kedutaan AS ini sebagai bagian dari upaya menjajaki kerjasama bagi pelestarian penyu belimbing dapat mendorong peningkatan sektor pariwisata sebab akan banyak pengunjung yang datang untuk melakukan observasi dan berwisata. “Saya juga telah mengamati kalau banyak turis dari dalam maupun luar negeri yang datang ke Kepulauan Kei,” ujarnya.

TAWARKAN STUDI KE AS
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Politeknik Perikanan Negeri Tual, dia menawarkan sejumlah program bagi para dosen untuk studi banding terkait perikanan ke AS. “Di AS banyak sekali tenaga ahli di bidang perikanan dan juga pendidikan,” ujarnya.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri Pendidikan untuk pengurusan studi bagi putra-putri Kepulauan Kei yang mengambil studi di Negara Paman Sam. “Kami siap membantu pengurusan visa dll,” kata Joshua.

Menanggapi tawaran tersebut, Pemda Maluku Tenggara yang ikut mendampingi Joshua Lustiq yakni Pjs.Bupati Maluku Tenggara Drs. S. Risambessy, MM, beberapa Pimpinan OPD terkait diantaranya BAPPEDA, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PMD, Badan Penelitian & Pengembangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM Kab. Maluku Tenggara menyambut positif atas tawaran studi dari pemerintah AS tersebut. (IQI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top