AMBONESIA

188 Siswa Polri Masuk SPN Polda Maluku

RakyatMaluku.com – SEBANYAK 185 Bintara Polri yang dinyatakan lulus seleksi oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku, kemarin resmi mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Para siswa dan siswi Bintara Tahun Anggaran 2018, akan digembleng dan ditempah sebagai anggota Polri.

Masuknya siswa Bintara diawali dengan upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2018, di Lapangan SPN Passo yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto.

Kapolri Mohammad Tito Karnavian dalam amanat yang dibacakan Kapolda lebih menekan kepada putra-puti terbaik Indonesia termasuk Maluku yang terpilih sebagai anggota Polri, melalui tahapan proses yang tidak mudah, agar dijadikan motivasi, semangat, dan tekad yang kuat, selama mengikuti pendidikan sehingga nanti menjadia anggota Polri yang professional, Modern dan dapat dipercaya publik.

Karena, Polri butuhkan SDM yang berkualitas karena tantangan yang semakin kompleks, pada era demokratisasi saat ini, dan kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat.Implikasinya mengubah wajah kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, dengan menguatnya peran masyarakat dalam tatah pemerintahan negara, dan supermasih hukum dan HAM dan menguatnya peran media.

Kemudian, perkembangan Teknologi Informasi yang dapat dengan cepat mengubah seluruh kehidupan masyarakat, dengan melahirkan berbagai potensi-potensi gangguan Kamtibmas, kejahatan lintas Negara, Berbagai Kejahatan Saber, berita bohong dan ujaran kebencian bernuansa SARA melalui media sosial.

Olehnya, Kapolri berpesan agar seluruh siswa dapat mengikuti pendidikan dengan sepenuh semangat, persiapan fisik, mental dan cepat menyesuaikan lingkungan dengan mentaati semuah aturan yang berlaku. Niatkan setiap langka sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Negara.

“Oleh kerana itu, mulai dari saat ini diawal perjuangan mengikuti pendidikan menjadi anggota Polri tanamkan tekad dan luruskan niat bahwa menjadi anggota Polri bukan semata-semata menjadi profesi memperoleh penghidupan, tetapi juga jalan memberikan pengabdian untuk masyarakat, bangsa dan Negara,” ujar Kapolri dalam amantnya, Selasa, 7 Agustus.

Kapolri juga menekan agar Kepala SPN, dan diseluruh tenaga pendidik, dan pengasuh diselurh Polda Jajaran, termasuk Maluku, agar mereka (Siswa) didik dengan, dilatih, Dibimbing, serta dibinah dan didik dengan sebagaik-baiknya.

“Para pimpinan lembaga pendidikan, harus berikan perhatian penuh untuk keberhasilan peserta didik. Karena kesuksesan kita dalam mencetak kader professional Polri yang berkualitas, akan berpengaruh bagi eksistensi dan kinerja kepolisian kedepanya,” pesan Kapolri.

Sementara Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto menjelaskan, pendidikan dan pembentukan akan dilaksanakan selama 7 bulan, yang dikuti ratusan putra-putri terbaik di daerah yang terpilih melalui seleksi yang ketat.

“Disini, kuotanya 188. Tetapi secara utuh, putra-putri terbaik dari Maluku ini ada 191. Di SPN Paso kuotanya 188 oarang Polwan yang mengikuti pendidikan diluar. Dan termasuk tiga lainya dikirim mengikuti pendidikan di Polda Sultra,” akui Kapolda.

Untuk proses pendidikan sendiri, selam 7 bulan kedepan. Ada berbagai ukuran parameter, yang sudah ditetapkan Lemdiklat Polri.” Sehingga para siswa ini siap, untuk melaksanakan tugas. Karena kondisi geografis kita ada di perbatasan, ada beberapa mata pelajara, salah satunya menganai Bahasa Inggris,” akuinya.

Olehnya, Kapolda juga menegaskan agar Kepala SPN Polda Maluku Kombes Pol Imam Iswanto,serta tenaga pendidik, sesuai intruksi Kapolri sudah sangat jelas. Agar mereka para siswa agar didik secara baik.

“Saya harapkan tidak ada penyimpangan. Selaku Kapolda saya tidak akan mentolelir, segala bentuk penyimpangan. Mereka asset polri kedepan. Mereka yang akan mewarnai konfigurasi pengabdin Polri. Berikan contoh yang baik, samapikan segala sesuatu sesuai dengan aturan. Jangan berikan pengatahuan yang salah, karena itu akan terekam selamnya didalam kerangka berfikir mereka,” tutup Kapolda. (AAN)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top