NEWS UPDATE

2 Tahun Pacaran, 10 Kali Tiduri

Tersangka kasus pencabulan saat menjalani pemeriksaan di Ruang Penyidik Polres Ambon, Jumat 1 Februari 2019

Pengakuan Supir  Angkot Cabuli Gadis Bawah Umur Di Transit Passo 

PERBUATAN asusila  yang dilakukan salah satu seorang supir angkutan kota (angkot) di Ambon berinisial  JS  (31) terhadap gadis di bawah umur, sudah terjadi sejak tahun 2017, dimana saat itu, korban masih berusia 12 tahun.

Kasus ini baru d terungkap  ketika patroli Polsek Baguala mengamankan keduanya di kawasan Transit Passo pada 28 Januari 2019. malam. 

“Katong (kita) pacaran su lama Pak. Ada dua tahun.  Sudah 10 kali beta (saya) bagitu dengan dia,” tutur JS, kepada koran ini saat menjalani pemeriksaan  penyidik Unit Perlindungan Pelayanan dan Anak (PPA), Jumat, 1 Februari 2019.

Tersangka JS mengaku dia dan korban berkenalan ketika  sama-sama tinggal satu kompleks di salah satu wilayah di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.  Sementara peristiwa di Transit Passo, itu saat keduanya bertemu di Terminal Mardika. 

Dari Mardika pada Senin sore, 28 Januari 2019, tersangka  membawanya jalan-jalan terlebih dahulu.

“Katong  (kita) tinggal satu kompleks Pak. Suka sama suka, tidak ada paksaan apalagi mau kasih (memberikan) uang,” terang tersangka. 

Sebagaimana diberitakan seorang gadis berusia  14 tahun menjadi ‘korban’  seorang sopir angkutan kota (Angkot).

Hubungan terlarang antara sopir berinsial FS dan korban, JBS, terjadi di Transit Passo, Kecamatan Baguala, Senin, 28 Januari 2019.

Peristiwa  ini berawal ketika keduanya bertemu di Mardika, Senin sore, 28 Januari 2019, setelah itu,  korban diajak jalan-jalan. Puas mengelilingi Kota Ambon dengan mobil, FS kemudian membawa korban ke kawasan terminal Transit Passo. Di sana korban dirayu dan ditiduri. Usai melakukan hubungan layaknya suami istri, keduanya santai sejenak. 

Pukul 23.00 WIT, datang anggota Polsek Baguala, yang sementara melakukan patroli.

Waktu patroli, personel Polsek melihat ada sejoli yang duduk di gelap-gelap, karena curiga, polisi  langsung memanggil keduanya dan ditanyai. Setelah diselidiki, ternyata gadis kecil itu masih di bawah umur. Anggota kemudian mengamankan keduanya di Polsek. Di pos polisi, mereka diinterogasi, dan akhirnya korban menceritakan semuanya.

Polsek Baguala menghubungi orang tua korban yang bertempat tinggal di salah satu kecamatan di Kota Ambon. 

Di Polsek, personel menjelaskan semuanya, sehingga Selasa, 29 Januari 2019, orang tua melaporkan kasus ini ke Polres Pulau Ambon. Pelaku sudah ditahan dan ditetapkan tersangka. (AAN)

 

======================
--------------------

Berita Populer

To Top