Berita Utama

Mardi Ditemukan Tewas Di Kamar Kos Milik Anggota DPRD Kota Ambon

Rakyat Maluku – SALAH seorang penjual kerupuk di Kota Ambon, Mardi (50), ditemukan tewas di kamar kosnya, di Lorong Tahu, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kamis,19 April 2019, sekira pukul 12.45 WIT.

Mardi, Warga Salatiga, Jawa Tengah, dite­mukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, di mana darah keluar dari mulut, dan hidungnya serta wajahnya bengak-beng­kak. Infor­masi yang diperoleh Rakyat Maluku, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pria tersebut ditemukan pertama kali oleh Sadam, yang berprofesi sebagai pen­jual ikan di Mardika.

Ketika itu dirinya diperintahkan Naima (42) lantaran Naima mencium bau tak sedap dari dalam kamar korban. Setelah diintip lewat ventilasi kamar, Sadam, yang juga penjaga kos-kosan, melihat korban terlentang dengan mulut dan hidung mengeluarkan darah.

Karena itu, Sadam memberitahukan apa yang dilihatnya itu kepada warga lainnya, dan langsung melaporkan buat aparat TNI yang sementara bertugas di Pos Satgas BKO Yonif 515 / UTY.

Personel pengamanan di daerah rawan itu kemudian mengarahkan masyarakat untuk melaporkan ke anggota Lantas Pos Mutiara. Sadam bersama anggota Lantas dan Satgas BKO mendatangi TKP. Setelah memastikan dalam kamar kos tersebut ada mayat lelaki tergeletak di kamar, mereka kemudian mendobrak pintu. Usai dilaporkan ke Tim Inavis Polda Maluku, korbanpun dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara.

Kapolsek Sirimau, AKP Welhelmus Minanlarat, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, sampai saat ini dokter masih menunggu keterangan pihak keluarga korban untuk tindakan selanjutnya.

“Sementara menunggu keputusan dari pihak keluarga yang ada di Jawa Tengah untuk penanganan visum lebih lanjut atau dimakamkan. Diduga korban over dosis,” tandasnya.

Sementara itu di TKP, wartawan koran ini juga memperoleh informasi bahwa kos-kosan yang ditinggali korban di kawasan lorong tahu itu adalah milik Yusuf Waly, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Ambon. Hingga berita ini naik cetak, belum terkonfirmasi ke Yusuf Waly perihal kebenaran perihal itu. (AAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top