Opini

Andaikan Ini Ramadhan Terakhir Bagi Kita (1)

Sudarmo, SP, MSi

Marhaban yaa Ramadhan ! Segala puji bagi Allah yang memberi panjang usia hingga bertemu kembali dengan bulan mulia. Ramadhan bulan nan Agung. Bulan penuh rahmat dan ampunan. Bulan yang ditunggu bagi mereka yang rindu. Berikut ini bagian pertama dari dua tulisan yang ditulis oleh Sudarmo, SP, MSi, politisi DPRD Maluku untuk Rakyat Maluku.

Oleh: Sudarmo, SP, MSi
Politisi DPRD Maluku

Di bulan ini, mukmin diwa­jibkan puasa. Di bulan ini pula momentum diturunkannya Al-Qur’anul Karim. Di bulan ini semua pintu surga dibuka se­luas-luasnya, semua pintu neraka ditutup serapat-rapat­nya dan dibelenggunya syetan. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW : “Jika bulan Ramadhan datang, maka pin­tu-pintu syurga dibuka, pin­tu-pintu neraka ditutup, dan pa­­ra syetan dibelenggu.” (HR. Muttafaqun ‘Alaih). Berandai-an­dai bahwa ta­hun ini seakan-akan ada­lah Ramadhan terakhir dimaksudkan agar kita semua memiliki motivasi yang sangat kuat untuk memaksimalkan ibadah di dalamnya. Pengandaian kategori ini tidak termasuk pengandai-andaian yang dilarang. Sedangkan berandai-andai yang dilarang antara lain : Pertama, pengandaian karena memprotes syariat.

Dalam hal ini ulama sepakat hukumnya haram. Misal: seseorang mengatakan; andai rokok itu halal, tentu aku bisa dapat untung besar. Dia ucapkan semacam ini karena kesedihannya ketika harus kehilangan pekerjaan di pabrik rokok atau tembakaunya dibuang. Kedua, pengandaian untuk memprotes takdir.

Pengandaian seperti ini maka ulama sepakat hukumnya haram. Misalnya, seseorang sangat sedih karena kehilangan kesempatan menguntungkan.

Kemudian dia berandai-andai: “Andai tadi saya di rumah, pasti saya dapat jatah juga. Ketiga, pengandaian karena penyesalan akibat musibah yang menimpanya. Pengandaian semacam ini juga hukumnya haram. Misal, seseorang mengalami kecelakaan, kemudian dia berandai: “Andai saya tadi tidak berangkat, tentu tidak mengalami kecelakaan” Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah SAW bersabda : “Semangatlah dalam menggapai apa yang manfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan bersikap lemah. Jangan pula mengatakan: ‘Andaikan aku berbuat demikian tentu tidak akan terjadi demikian’ namun katakanlah: ‘Ini takdir Allah, dan apapun yang Allah kehendaki pasti Allah wujudkan’ karena berandai-andai membuka tipuan setan.” (HR. Muslim 2664)

Adapun memiliki sikap seakan bahwa ibadah itu merupakan ibadah terakhir akan berdampak positif. Umur manusia memang misteri dan hanya Allah semata yang mengetahuinya. Kita tidak tahu kapan usia kita akan berakhir. Namun terkadang kita lupa bahwa Allah menjadikan usia kita sebagai misteri justru agar kita bisa mendayagunakan akal dan pikiran kita, bahwa kita bisa mati kapan saja.

Dan betapa celaka, ketika kita mengetahui bahwa kematian bisa datang kapan pun, namun kita masih saja dengan tenangnya mengerjakan kemaksiatan dan pekerjaan yang sia-sia dalam hidup tanpa rasa malu sedikitpun dilihat oleh Allah. Mengingat kematian adalah salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas hidup kita. Rasulullah pernah mewanti-wanti, “Perbanyaklah mengingat perusak kelezatan-kelezatan, yaitu kematian. Tidaklah seorang hamba mendatangi kubur melainkan kubur itu berkata, ‘Aku adalah rumah yang asing, aku adalah rumah yang sendirian, aku adalah rumah dari tanah, aku adalah rumah yang penuh ulat’”.

Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi yang dipanjangkan usia. Ramadhan momentum untuk memperbaiki dan membersihkan diri dari segala dosa-dosa. Dosa yang kita lakukan secara vertical maupun horisontal. Karena itu, betapa meruginya kita, apabila kita tidak memanfaatkan kedatangan bulan mulia ini dengan sebaik-baiknya dalam rangka memperbaiki dan membersihkan diri.

Betapa celakanya apabila setelah Ramadhan berlalu, dosa-dosa kita masih belum diampuni Allah dan masih saja menggunung.“Celakalah! Celakalah orang yang bertemu dengan bulan Ramadhan, namun dosanya masih belum diampuni oleh Allah!” (HR. Ath-Thabarani). (Bersambung)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top