Berita Utama

Jual Ganja, Warga Gunung Malintang Dituntut 4 Tahun Penjara

Ilustrasi Ganja

TERDAKWA Aswin Afrisal Mahmud (19), warga Gunung Malintang, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dituntut pidana penjara selama empat tahun, dan membayar denda sebesar Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Ma­luku. Sebab, perbuatan terdakwa terbukti bersalah menjual Narkotika jenis Ganja, dengan barang bukti sebanyak 15 paket atau seberat 7,89 gram.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa Aswin Afrisal Mahmud terbukti melanggar Pasal 127 Ayat (1) huruf (a) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Menyatakan barang bukti berupa Narkotika jenis Ganja sebanyak 15 paket atau seberat 7,89 gram dirampas un­tuk dimusnahkan,” ucap JPU Silvia Hattu, saat membacakan tuntutannya di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Selasa, 15 Mei 2018.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, terdak­wa berhasil ditangkap oleh petugas Subdit I Polda Maluku di kediamannya di kawasan Gunung Malin­tang, Lo­rong Pendidikan, 16 Januari 2018, sekitar pukul 11.30 Wit.

Awalnya petugas kepolisian mendapat informasi bahwa saksi Arie Pratama (berkas terpisah) sering membawa dan menjual-belikan Narkotika Jenis Ganja di daerah Poka, Kecamatan Teluk Ambon. Kemudian pada 16 Januari 2018, petugas Subdit I Polda Maluku langsung melakukan pengawasan.

Sekitar pukul 16.00 Wit, petugas melakukan me­nang­kap terhadap saksi Arie Pratama di depan Maluku City Mall (MCM) kawasan Aster. Setelah di interogasi, saksi mengaku mendapatkan 12 paket ganja dari terdakwa yang disimpan di belakang pintu angkot yang dikendarai saksi Arie Pratama.

Selanjutnya, polisi menyuruh saksi Arie meng­hubungi terdakwa dengan alasan ada orang yang mau membeli ganja.

Terdakwa kemudian menyuruh saksi Arie datang ke rumah terdakwa di Gunung Malintang. Saat tiba di rumah terdakwa, polisi langsung menga­mankan terdakwa beserta 15 paket ganja yang siap dijual. Usai mendengar pembacaan tuntutan JPU, majelis hakim yang diketuai Samsudin La Hasan kemudian menunda persidangan hingga Selasa pekan depan, de­ngan agenda sidang pembelaan oleh terdakwa. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top