Berita Utama

Pesan Uskup Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Jelang Ramadhan

Petrus Canisius Mandagi

– Jalan Yang Diberikan Setiap Agama Cinta Kasih

RakyatMaluku.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 1439H yang dimulai hari ini, Uskup Diosis Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi, menyampaikan pesan cintanya kepada seluruh basudara warga Muslim di Maluku.

DALAM pesan cintanya yang di­sampaikan kepada pers, Rabu 16 Mei 2018, Uskup mengatakan bahwa umat Kristen akan ber­usaha menciptakan suasa­na da­mai dan tentram, se­hing­­­ga basudara Muslim bisa melaksanakan ibadah puasa de­ngan nyaman.

Menurut Uskup, umat Kris­tiani harus belajar dari umat Muslim dalam hal melaksanakan puasa. Karena ada tiga hal yang dilihat sangat penting dalam berpuasa diantaranya yakni pertama adalah mati raga. Dimana sangat penting untuk hidup baik, sehat dan mati raga. Hal kedua, adalah banyak berdoa. Karena Tuhan-lah yang menentukan hidup manusia. Dan yang ketiga berbuat baik khususnya memberikan sedekah kepada orang yang menderita dan orang miskin.

“Kita berdoa juga supaya umat Muslim dalam masa puasa ini betul-betul menjadi suci menjadi dekat dengan Tuhan dan demikian dapat hidup seperti Tuhan,” ajak Uskup.

Dikatakan 99 persen umat yang ada di Indonesia adalah umat Muslim. Dan didalamnya juga ada umat lain yang sejak zaman dulu selalu hidup berdampingan. Dengan demikian, jika semua hidup baik dan benar, pasti ada damai di NKRI.

Perihal terjadinya berbagai insiden terorisme yang sangat menyulut emosi masyarakat belakangan ini, Uskup mengatakan sangat mengutuk keras perbuatan tidak berperikemanusiaan yang tidak mencerminkan orang beragama. Namun Uskup mengingatkan untuk tidak pernah mempersalahkan umat Muslim atas ini.

“Jangan pernah kita mempersalahkan umat Mus­lim. Yang berbuat ini yang biadap ini berlawanan dengan orang Muslim di Indonesia. Kita orang Kristen tidak boleh mempersalahkan umat Muslim. Kita lebih baik merefleksi diri,” sarannya.

Uskup mengajak dari peristiwa ini untuk jangan membalas dengan kekerasan, karena kekerasan itu bukan jalan menyelesaikan masalah.

“Ada masalah jangan dibalas dengan kekerasan. Sebab kekerasan dapat menciptakan masalah baru. Kita harus belajar dari peristiwa-peristiwa yang terjadi di negara ini. Karena jalan yang diberikan setiap agama adalah jalan cinta kasih dan dialog ini jalan yang dapat mengatasi masalah yang akan terjadi,” tandas Uskup, yang mewakili umat Kristen khususnya Katolik, mengucapkan selamat memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh barakah dan ampunan. (YAS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top