Hukrim

Berkas Lengkap, Aditya Tauran Diserahkan Ke Jaksa

Ilustrasi

RakyatMaluku.com – ADITYA Tauran, tersangka bentrok di Batu Gantung pada, Minggu, 10 Februari 2018 lalu, telah diserahkan penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon. Yang menerima tersangka yaitu Junet Pattiasina, jaksa di Kejari Ambon, Kamis, 7 Juni.

“Berkasnya sudah P21, makanya kita tindaklanjuti dengan Tahap II. Penyerahan Aditya Tauran kita lakukan kamis, pekan kemarin. Barang buktinya kan sama dengan barang bukti tiga tersangka sebelumnya yang sudah kami serahkan,” kata Kasat Reskrim AKP R.E Adikusuma kepada wartawan, Senin, 11 Juni.

Ditambahkan, diserahkan Aditya k jaksa, maka sudah empat tersangka yang kasusnya siap disidangkan di Pengadilan Negeri Ambon. Pihaknya, lanjut dia, akan mencari pelaku-pelaku lain yang sampai saat ini belum ditangkap.

“Yang lain tetap kita telusuri keberadaan mereka. Diduga ada 10 orang pelaku penyerangan terhadap warga Batu Gantung Dalam. Empat sudah dikirim ke jaksa, yang lainnya kita berusaha menangkap agar mereka juga bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tandasnya.

Untuk diketahui, setelah buron kurang lebih 66 hari semenjak ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO), Aditya Tauran alias Adit akhirnya diringkus Kepolisian Resor (Polres) Pulau Ambon dan Pp Lease. Aditya Tauran disinyalir terlibat bentrok di Batu Gantong pada, Minggu, 10 Februari lalu.

Pemuda 25 tahun itu ditangkap depan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Ambon, Tanah Tinggi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin, 16 April sekitar pukul 14.00 WIT. Saat ditangkap tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), warga Batu Gantong Ganemo, Kecamatan Nusaniwe, tidak melakukan perlawanan.

Dengan tertangkapnya Aditya Tauran, kini sisa 6 pelaku lagi. Sebelumnya, Nandito Sorseri, Hendra Souhuken dan Samuel Yakop, tiga tersangka yang terlibat menyerang warga Batu Gantong Dalam, telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, setelah berkas mereka P21.

Kapolres Ambon AKBP Sutrisno Hady Santoso membenarkan penangkapan pelaku bentrok di batu Gantong. Adit diringkus saat berkendaraan. Kata Sutrisno, pemuda tersebut terlihat keluar dari kawasan Batu Gantong Ganemo, menggunakan tunggangannya.

“Dia (Aditya Tauran, red) keluar dari Batu Gantong Ganemo, kemudian diamankan oleh anggota buser Polres Ambon. Dia mengunakan sepeda motor saat ditangkap,” terang Kapolres kepada wartawan, kemarin.

Berhasil ditangkap, tim kemudian menggelandang tersangka menuju Markas Polres Ambon. Setelah di periksa, ia langsung di jerumuskan kedalam rumah tahanan.
Untuk diketahui, warga yang bermukim di Batu Gantong Dalam menjadi sasaran sejumlah pria bertopeng. Akibat amukan pria-pria penutup wajah itu menyebabkan dua orang mengalami luka lantaran diparangi, Minggu, 10 Februari sekitar pukul 10.00 WIT.

Mereka yang alami luka bacok, yaitu Yohanis Eroplay (22), dan Johan Halatu (35). Yohanes, dibacok dibagian kepala, sementara Johan Halatu di tangan. Kedua warga Batu Gantung Dalam, dibacok 7 pria tak dikenal.

Kabar diterima Rakyat Maluku, pembacokan diduga karena dibakarnya pangkalan ojek di Batu Gantong Ganemo, Minggu, 10 Februari sekitar pukul 05.00 WIT.
Terbakarnya pangkalan ojek membuat sejumlah pemuda yang berjumlah tujuh orang menyerang masyarakat Batu Gantong Dalam.

Ketika itu, mereka memakai penutup kepala dan mengunakan satu unit mobil angkutan kota. Mereka juga diduga membawa bensin berikuran lima liter.

Saat turun dari Angkot, langsung menebas menggunakan parang secara memababi buta terhadap motor yang parkir dan menebas 2 tukang ojek yang sedang tidur di pangkalan ojek. Yang alami luka yaitu, Yohanes Eroplay dan Johan Halatu. (AAN)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top