Berita Utama

Murad-Herman Sudah Dipensiunkan

Murad Ismail - Herman Adrian Koedoeboen

RakyatMaluku.com – KOMISIONER KPU Maluku, La Alwi kepada wartawan di Ra­pim­da Partai Demokrat Ma­luku, Senin 11 April 2018, me­ngatakan, calon gubernur Murad Ismail yang adalah mantan Kakor Brimob Polri, SK pemberhentiannya sudah di­­keluarkan oleh Presiden Re­publik Indonesia.

‘’Ini yang perlu kami sampaikan kepada mas­yarakat dan publik di Maluku bahwa terkait dengan calon gubernur Murad Ismail, SK pemberhentiannya secara terhormat sudah dike­luarkan oleh Presiden Republik Indonesia dengan hak mendapatkan pensiun terhitung 1 Ferbuari 2018,’’ ujar La Alwi.

Jadi lanjutnya, berdasarkan surat keputusan pre­siden itu, cagub Murad Ismail saat ini sudah berstatus purnawirawan.

Hal ini, kata dia, juga berlaku sama kepada calon gubernur Herman Adrian Koedoeboen yang sebe­lumnya berstatus ASN di Kejaksaan RI.

‘’Karena beliau ini adalah pegawai tinggi di Kejaksaan RI, surat keputusan pemberhentiannya juga sudah diserahkan oleh Jaksa Agung yang memutuskan beliau diberhentikan dengan terhormat dengan hak pensiun terhitung tanggal 1 Maret 2018,’’ bebernya.

La Alwi lalu menjelaskan, sebelumnya, pada saat para kandidat itu ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur, surat pernyataan pengunduran diri sudah disampaikan ke KPU, bahkan surat keterangan bahwa pengajuan pengunduran dirinya sudah diterima dari atasannya juga sudah diterima KPUD Maluku dan pernyataan atasan cagub baik yang berstatus PNS maupun anggota Polri bahwa pengunduran diri mereka sementara diproses juga sudah diterima oleh KPU Maluku.

Ditandaskannya, sesuai ketentuan, selambat-lambatnya satu bulan sebelum hari pemungutan suara para cagub itu harus menyampaikan SK pemberhentian.

‘’Jadi kalau pak Murad SK pensiunnya bulan Feb­ruari, empat bulan sebelum pencoblosan sementara pak Herman SK pensiunnya bulan Maret, tiga bulan sebelum pencoblosan. Pasalnya, kalau mereka tidak menyampaikan SK pemberhentian paling lambat satu bulan sebelum pencoblosan mereka akan ditetapkan tidak memenuhi syarat,’’ ungkapnya.

Mantan Ketua KPU Maluku Tengah ini, menam­bahkan, secara resmi seluruh pasangan calon gebernur dan wakil gubernur Maluku yang sementara mengikuti kontestasi pilkada yang bakal dipungut hitung tanggal 27 Juni 2018 ini telah memenuhi syarat administrasi. Sementara untuk Ir Said Assagaff yang adalah petahana, La Alwi katakan, kepadanya ketentuan me­wa­jibkan untuk menyerahkan pernyataan ijin cuti selama masa kampanye.

‘’Ijin cuti itu sudah diberikan Assagaff terhitung tiga hari stelah ditetapkan sebagai calon gubernur dan hingga saat ini beliau masih tetap menjalankan cuti sebagai kepala daerah dan nantinya, tiga hari sebelum pemilihan ijin cutinya berakhir,’’ jelasnya. (NAM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top