Ambonesia

215.959 DPSHP Ditetapkan KPU Kota Ambon

RakyatMaluku.com – KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon, Minggu 22 Juli 2018 kemarin telah melakukan Pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Pleno tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan dari partai politik di Kota Ambon dan juga darei Bawaslu Kota Ambon.

Dalam Pleno tersebut, sebanyak 215.959 DPSHP yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Ambon sesuai tahapan yang telah dijadwalkan KPU sebagai persiapan menjelang pelaksanaan pemilihan Legislatif di dan Pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019 mendatang.

Komisioner devisi Data KPU kota Ambon, Rusdi Layn mengatakan, DPSHP yang telah ditetapkan itu merupakan tahap awal. Karena sesuai jadwal, KPU akan melakukan dua kali penetapan. Dimana setelah dilakukan penetapan pertama, KPU akan umumkan hasil itu selama tujuh hari terhitung sejak tanggal ditetapkan.

Setelah itu, pihaknya akan menyusun kembali perbaikan jika ada tanggapan dari masyarakat yang belum masuk dalam DPSHP yang ditetapkan pada tahap peretama kemarin dengan disertai salinan KTP dan Kartu Keluarga agar dapat dimasukkan dalam Daftar Pemilih tetap (DPT). Kemudian setelah itu akan kembali dilakukan Pleno penetapan yang kedua kalinya. “KPU kota Ambon pada tahap pleno pertama itu telah menetapkan sebanyak 215.959 pemilih sementara hasil perbaikan.

Hasil itu akan diumumkan selama tujuh hari. Akan dilakukan pleno penetapan kedua jika ada tanggapan masyarakat atas hasil tersbut menjadi DPSHP akhir,” ujar Rusdi kepada wartawan, Senin 23 Juli 2018.

Dari 215.959 pemilih itu terbagi atas lima kecamatan, dimana DPSHP untuk kecamatan Sirimau berjumlah 90.673 pemilih sementara, Nusaniwe sebanyak 59.657, Teluk Ambon sebanyak 26.464, leitimur Selatan berjumlah 6.436, dan kecamatan Baguala sebanyak 32.729 pemilih sementara.

Setelah ditetapkan DPSHP akhir, selanjutnya KPU akan melakukan penetapan DPT pada 21 Agustus sebagai DPT pemilu 2019 mendatang. Setelah itu akan diumumkan ke Desa/Kelurahan dan negeri se Kota Ambon. Kemudian KPU akan kembali melakukan pleno pemilih tambahan yang ada di pemilihan legislative dan pemilihan Dewan Perwakilan daerah (DPD) untuk menjadi DPS di Pilpres mendatang. “Jadi proses itu akan berjenjang. Di mana, setelah penetapan untuk Pileg dan DPD, baru akan digabungkan dengan pemilih tambahan menjadi DPS Pilpres,” tutup dia. (R1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top