Berita Utama

ASN Yang Jatuhkan Martabat Jokowi Bakal Ditindak Tegas

Presiden RI Joko Widodo

RakyatMaluku.com – TIM Pembela Jokowi bakal me­lakukan proses hukum terhadap Aparatur Sipil Negara (AS) yang dengan sengaja atau secara tidak se­ngaja menjatuhkan martabat Pre­siden Jokowi.

Hal ini ditegaskan Koordinator Tim Pembela Jokowi Nasional, Nazarudin Ibrahim kepada warta­wan di Ambon, Selasa 28 Agustus 2018. Menurutnya, Jika kedapatan ada oknum ASN yang melakukan penghinaan, fitnah, menyebarkan berita hoax, maupun ujaran kebencian terhadap Presiden RI Joko Widodo baik itu melalui media sosial ataupun yang lainnya, maka akan dilaporkan kepada atasannya untuk ditindak tegas secara administrasi.

“Kita akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan langsung kepada atasannya untuk di­tindak tegas secara adminitrasi,” ujar Nazarudin.

Kata dia, bagi siapa saja boleh menyampaikan kritik, saran dan pendapat terhadap Presiden Jokowi secara santun kalau memang tidak sependapat atau berbeda pandangan terhadap sebuah kebijakan presiden, baik secara individu maupun kelompok.

“Jangan hilangkan pondasi dasar yang telah diperjuangkan oleh pendiri bangsa. Mari menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga budaya persaudaraan serta nilai-nilai toleransi meskipun berbeda pendapat,” tuturnya.

Menurutnya, Posisi Jokowi saat ini tidak bisa saja dilihat sebatas individu, Sebab yang melekat pada dirinya selama 1×24 jam itu adalah jabatannya sebagai Presiden RI yang merupakan Simbol Negara.

Dikatakan, Tim Pembela Jokowi berkomitmen menjadi garda terdepan membela Jokowi dalam koridor hukum dari berbagai tindakan penghinaan, fitnah, hoax dan perbuatan tercela lainnya untuk menjatuhkan wibawa serta jabatan Presiden Jokowi sebagai simbol negara. Komitmen ini merupakan bentuk kontribusi dan tanggungjawab Tim Pembela Jokowi untuk kemudian berperan dalam melindungi hak-hak hukum pribadi Jokowi maupun sebagai Presiden RI.

“Yang akan kita lakukan adalah pelaporan dan pengaduan kepada pihak kepolisian atau berwenang terhadap upaya dan tindakan yang merendahkan, menghina, menista, melecehkan kewibawaan, harkat dan martabat Jokowi baik sebagai pribadi maupun sebagai kepala pemerintahan,” tandasnya. (R1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top