Ambonesia

Kadisnaker Maluku Akui Banyak Masalah Soal Tenaga Kerja

RakyatMaluku.com – KEPALA Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Ambon, Godlief Isak Soplanit mengatakan, banyak laporan yang diterima oleh Disnaker Kota Ambon, baik menyangkut dengan kesejahteraan karyawan maupun dengan masalah Putus Hubungan Kerja (PHK).

Menurut dia, untuk menghadapi berbagai laporan yang masuk terkait tenaga kerja itu, pihaknya melakukan proses mediasi dalam rangka untuk menyelesaikan persoalan an­tara pihak perusahaan dengan pihak karyawan.

“Banyak pe­n­gaduan tenaga kerja yang di­laporkan ke Disnaker kota Am­bon, menyangkut dengan PH­K maupun masalah keseja­h­te­raan dan juga jaminan social lain­nya yang tidak difasilitasi oleh pihak perusahaan,” ujar Go­dlief, kepada wartawan, Ra­bu (8/8).

Dari berbagai pengaduan yang dilaporkan ke Disnaker Kota Ambon itu, yang paling dominan itu masalah PHK karyawan. Namun setelah dilakukan mediasi, ternyata banyak kasus PHK itu timbul lantaran ulah para karyawan di perusahaan. Hal ini dikarenakan para karwayan yang bekerja pada sebuah perusahaan itu tidak patuh pada aturan perusahaan, baik terhadap disiplin waktu dalam bekerja maupun terkait teknis lainnya.

Dia mengaku, bahwa memang banyak perusahan yang tidak mempunyai kontrak kerja dengan karyawan. Tetapi, dari aspek hukum tidak menjadi persoalan, sebab kontrak kerja atau aturan kerja itu dibuat untuk menjadi koridor bagi pekerja dan perusahaan, yang kemudian disepakati secara bersama oleh pekerja dengan perusahaan tempat karyawan bekerja.

”Kalau menurut pasal 10 UU nomor 13, kontrak kerja itu bisa dibuat secara lisan. Sehingga itu tidak serta-merta secara tulisan. Namun, ada baiknya itu secara tulisan, sehingga jika kemudian timbul masalah, maka itu dapat dijadikan sebagai alat bukti,” jelas dia.

Dalam menyelesaikan berbagai aduan itu, pihaknya melakukan proses mediasi sesuai dengan antrian masalah yang diadukan. Artinya bahwa masalah yang diadukan duluan, itu yang dimediasi lebih awal. (R1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top