Ambonesia

Ini Alasan Walikota Pilih Shafiq Pontoh Jadi Duta

RakyatMaluku.com – WALIKOTA Ambon Richard Louhenapessy tampaknya tidak percaya terhadap anak buah dan masyarakatnya. Terbukti, hanya Pegiat Media Sosial, Shafiq Pontoh, dapat ditunjuk dan dipercayakan sebagai Duta Media Sosial bagi Kota Ambon.

Untuk kepentingan itu Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, mengeluarkan mandat berupa Surat Keputusan (SK) Nomor 731 tentang pengangkatan Shafiq sebagai Duta Medsos Kota Ambon. Menariknya, dipilihnya SP sebagai Duta Medsos, juga diumumkan pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon di lapangan Merdeka.

Anehnya, penetapan Shafiq sebagai Duta Medsos Kota Ambon, setelah sebelumnya Shafiq mengeluarkan pernyataan yang mengkerdilkan masyarakat Kota Ambon dalam memahami dan menggunakan media sosial.

Sampai kini, Richard sendiri belum memberikan keterangan resmi perihal penetapan Shafiq sebagai Duta Medsos Kota Ambon, meski kebijakan tersebut terus mendapat protes dari warga. Atas kebijakannya yang menimbulkan kontraversi di masyarakat, Walikota lantas dipanggail pihak DPRD Kota Ambon, guna memberikan keterangan perihal diterbitkannya SK 371. Namun, undangan tersebut diwakilkan oleh Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Ambon, John Selarmat.

Menurut John, pengangkatan Shafiq sebagai Duta Medsos agar bisa mempromosikan pembangunan di Kota Ambon.

“SK Nomor 371 yang dikeluarkan Walikota Ambon kepada Shafiq Pontoh sebagai Duta Medsos Kota Ambon, guna membantu Pemerintah Kota Ambon demi mengejar pembangunan ke depan,” pungkas John usai memberikan keterangan kepada anggota DPRD Kota Ambon, perihal pengangkatan Shafiq sebagai Duta Medsos Kota Ambon.

Ia menyebutkan, SK diterbitkan oleh Walikota pada acara Ulang Tahun Kota Ambon ke-443. Apa yang dilakukannya, sehingga Shafiq dapat menunjukan keiklasan dalam membantu Pemkot Ambon ke depan, teruatama soal pembangunan.

“Diharapkan apa yang telah dibuat itu menjadi bahan pertanggungjawaban Shafiq Pontoh, untuk kembali menunjukan keiklasan dia untuk membantu Pemkot, demi mengejar pembangunan kita secara umum. Siapa tahu ada niatan baik ini. Kita lihat ke depan secara bersama-sama seperti apa intinya. Ini bagian dari pada bagaimana kemitraan dalam menjalankan pemerintahan dengan eksekutif dan legeslatif saling mengevaluasi,” tukas dia.

Akui John, Pemkot Ambon memahami dinamika dan suasana batin masyarakat terkait dengan penatapan Shafiq Pontoh sebagai Duta Medsos. Bila ada yang tidak senang lalu melaporkan persoalan ini ke pihak berwajib, hal tersebut merupakan hak seseorang sebagai bagian dari warga kota.

“Kalau memang ada yang tidak dukung lalu kemudian diwujudkan dalam bentuk pengaduan secara formal kepada pihak berwajib, itu lah hak masyarakat Kota Ambon, dan masyarakat Maluku secara umum. Proses hukum silahkan jalan, mau SK ini ditetapkan dan diterbitkan sebagai Duta Medsos tidak menggugurkan laporan mereka (masyarakat). Proses hukum silahkan jalan,” simpul dia. (MG1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top