Daerah

Oktober, Jokowi Resmikan Pergantian Nama Kabupaten MTB

Blendy Souhoka

RakyatMaluku.com – ASPIRASI masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) bersama Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten MTB untuk mengubah nama kabupaten dari Kabupaten MTB ke Kabupaten Tanimbar telah mendapat respon positif dari pemerintah pusat.

Hal tersebut terbukti dari dikeluarkannya Ijin Prakarsa oleh Presiden RI untuk menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Perubahan Nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar berdasarkan usulan yang telah diterima oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI.

“Sesuai ketentuan Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, perubahan nama daerah ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Dengan dikeluarkannya ijin prakarsa oleh Presiden RI pada tanggal 28 Agustus 2018 yang lalu, pemerintah membentuk tim untuk menyusun RPP dimaksud dalam waktu kurang lebih 14 hari untuk disampaikan kepada Presiden RI,” demikian dikatakan Bupati Kabupaten MTB Petrus Fatlolon, SH, MH, sebagaimana dikutip Kabag Humas Pemkab MTB Blendy Souhoka, kepada Rakyat Maluku, kemarin.

Menurut Blendy Souhoka, setelah dibentuk tim pusat maka pada tanggal 10 September 2018 dilakukan pertemuan lintas kementerian yang difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri serta menghadirkan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat untuk membahas/memberikan masukan terhadap RPP yang telah disusun.

“Dalam pertemuan dimaksud Bupati Maluku Tenggara Barat yang didampingi oleh Sekretaris Daerah dan pimpinan SKPD terkait menyampaikan apreseasi kepada pemerintah pusat atas perhatiannya sehingga proses ini berjalan tepat sesuai dengan waktu yang ditentukan. Bupati berharap agar pada saat kunjungan Presiden RI ke Kabupaten MTB yang direncanakan di akhir Oktober 2018 bisa langsung mengresmikan nama Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujarnya.

Salah satu faktor yang mendorong usulan perubahan nama yaitu sejak Kabupaten MBD dimekarkan dari Kabupaten MTB sehingga wilayah Kabupaten MTB seluruhnya terdiri atas gugusan Kepulauan Tanimbar maka dengan perubahan nama kabupaten akan lebih tepat untuk mengenal kewilayahan dan juga adat istiadat Tanimbar yang sudah mendunia.

“Dengan pergantian nama ini, jati diri kami orang Tanimbar akan makin dikenal oleh masyarakat luas. Hal tersebut adalah kebanggaan bagi kami tetapi juga dorongan untuk terus melestarikan budaya Tanimbar. Pemerintah daerah dalam setiap kesempatan selalu menghimbau agar penggunaan bahasa daerah, upacara adat, pelestarian tenun ikat tanimbar, ukiran patung, simbol-simbol adat, tarian dll terus dilestarikan di daerah kami,” ujar Bupati Fatlolon usai pertemuan dimaksud sebagaimana dikutip Blendy Souhoka.

Dikatakan, setelah pembahasan RPP ini akan segera diserahkan kepada Presiden RI untuk ditanda tangani, dan pemerintah daerah beserta DPRD diberikan waktu paling lama satu tahun sejak ditetapkannya RPP Perubahan Nama Kabupaten untuk mensosialisasikan perubahan nama ini serta mengatur hal-hal yang bersifat administratif lainnya. (AD)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top