Berita Utama

Skandal Pengaturan Fee Proyek Rp 15 M Di BPBD SBT Kian Terkuak

– Oknum Jaksa SBT ‘Kebakaran Jenggot’

RakyatMaluku.com – SETELAH Sekretaris Badan Pe­nang­­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Ti­mur Usman Keliobas dan salah satu kontraktor pemenang proyek re­kontruksi bangun pengaman pantai atas nama Lutfy Wattimena mengaku terjadi pertemuan gelap membicarakan pekerjaan paket tersebut, giliran oknum jaksa yang diduga ikut hadiri pertemuan tersebut bersuara.

Melalui pesan singkat kepada salah satu awak redaksi, oknum jaksa yang awalnya masih diselidiki Rakyat Maluku, kemudian menunjukan dirinya. Oknum Jaksa yang disebut dalam cakapan berdurasi 10 menit itu bernama Asmin Hamza. Sebelumnya berkarir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon dan kini sedang bertugas di Kejari SBT.

Asmin mencoba menjelaskan duduk perkara kehadirannya dalam pertemuan tersebut dan sea­kan-akan kehadirannya legal sesuai dengan tu­gas pokoknya sebagai seorang adhyaksa sejati.

“Itu koran suara rakyat (Rakyat Maluku) ngawur, iyu (itu) justeru tupoksi TP4D resmi cegah pungli.. fungsi TP4D resmi,” kata Asmin awal pekan ini.

Asmin pun mengaku belum pernah dikonfirmasi dengan jaksa TP4D dan pemberitaan Rakyat Maluku terkait rekaman pertemuan pengaturan fee terkesan sepihak.

“Jadi koran yang jadi langganan di Kejari SBT tidak usah, kalau wartawan Suara Rakyat (Rakyat Maluku) mau perlu data untuk konfirmasi boleh. Ini tidak pernah buat berita yang ngawur,” diduga Asmin.

Sebagaimana diketahui, dalam pemberitaan Rakyat Maluku terkait dengan rencana pembagian fee sebesar 7 persen tidak pernah disebutkan nama siapa oknum jaksa yang ikut hadir. Rakyat Maluku pun masih melakukan penelusuran identitas ok­num jaksa tersebut.

Uniknya lagi dalam rekaman tersebut tidak dibi­carakan pembatalan pungli, bahkan Usman Keliobas dengan nada berapi-api, mengatur dan menga­rahkan para peserta yang hadir saat itu untuk menandatangani akta notaris sebagai saksi telah menyerahkan fee sebesar 7 persen kepada Lutfy.

Belakangan setelah diberitakan Rakyat Maluku, Usman Keliobas mulai mencari alasan yang tepat de­ngan menyebut itu bukan penandatangan pem­bagian fee, tapi pinjam pakai perusahaan, kemudian ren­cana pembagian fee tersebut telah dibatalkan oleh Lutfy yang juga kontraktor pemenang lelang. Lutfy yang disebut Usman kuat dugaan sosok baru yang sengaja dimunculkan Usman Keliobas untuk menutupi jejak Lutfy sebenarnya yang diduga sebagai calo proyek BPBD SBT.

Usman kemudian meminta Lutfy yang ikut mengerjakan salah satu proyek tersebut menghu­bungi Rakyat Maluku. Secara singkat Lutfy menga­takan rencana pembagian fee tersebut dibatalkan karena niatannya sendiri atas usulan dari Usman Keliobas dan tidak disebutkan ataupun disinggung nama Asmin Hamza selaku jaksa yang menggagalkan pembagian fee tersebut. Ataupun pembatalan tersebut akibat dihalangi Asmin Hamza yang sedang melaksanakan tugas TP4D.

Uniknya lagi, dalam rekaman tersebut Usman Keliobas mencoba mengelabui para peserta yang hadir dengan menyebut pemberian fee itu bukan gratifikasi dan sesuatu yang sah-sah saja selama tidak dipersoalkan maka dibutuhkan tanda tangan diatas akta notaris supaya legal.

Sementara dari penelusuran Rakyat Maluku proyek pekerjaan rekontruksi bangun pengaman pantai yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBD) 2018 untuk Badan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur telah melalui lelang. Dari situs LPSE Kabupaten Seram Bagian Timur ditemukan paket-paket tersebut dilelang pada Juli lalu, ada 12 perusahaan berbeda sebagai pemenang lelang tender Rp15 miliar lebih.

Masing-masing:

(1). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Kiltai Kec. Seram Timur dimenangkan CV. Ainun, beralamat kantor Lorong Amalatu RT.010 RW.017 Batu Merah KEC. Sirimau dengan harga penawaran Rp 1.218.381.000,00.

(2). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Adm Lian Tasik Kec. Siritaun Wida Timur, Nama Pemenang : CV. Julion Jaya Pratama Alamat JL. Da Silva RT.002/003 Kel. Rijali – Ambon (Kota) dengan harga penawaran Rp 618.849.000,00.

(3). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Dusun Kilfura Negeri Geser Kec. Seram Timur) Nama Pemenang CV.SESAR PRIBUMI Alamat, Jalan M.S Padede Kecamatan Bula, Harga Penawaran Rp 362.972.500,00.

(4).Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Dusun Aerwouw Desa Amarsekaru – Kec. Pulau Gorom, Nama Pemenang CV LIWUTO SERAM PERMAI Alamat kantor JL. Lumba -Lumba dengan harga penawaran Rp 1.235.300.000,00

(5). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Adm Kinali Kec. Pulau Gorom
Pemenang CV. Pilihan Lestari, Alamat JL. Mayor Abdullah Kecamatan Seram Timur dengan harga penawaran Rp 1.229.600.000,00.

(6). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Dusun Wawasa Desa Amarsekaru Kec. Pulau Gorom, pemenang CV. Manawoko Mandiri, dengan Alamat Jl. Lintas Amarsekaru, harga Penawaran Rp 1.226.000.000,00

(7).Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Adm. Kiltufa Kec. Gorom Timur, Nama Pemenang CV. Toranlat, alamat Jl. A.R. Unawekla – Bula, harga penawaran Rp 1.247.269.000,00.

(8). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Suru Kec. Siritaun Wida Timur
Pemenang CV. Celebes Capital Family, Alamat, Jln. Abd Soulissa No. 204 Masohi – Maluku Tengah dengan Harga Penawaran Rp 1.229.390.000,00

(9). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Nama Kec. Siritaun Wida Timur, Nama Pemenang CV. Aster Permai, alamat Jl. Tansi Ambon, Desa Bula, dengan Harga Penawaran Rp 1.244.920.000,00.

(10). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Adm.Namalean Kec. Pulau Gorom, nama pemenang CV. Seram Timur Perdana, ber­alamat Jl. Pendidikan Bula – Aceh Barat Daya (Kab.) – Aceh, harga penawaran Rp 1.238.214.000,00.

(11). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Dusun Kilkulat Negeri Amarsekaru – Kec. Pulau Gorom, Pemenang CV.Alif Pratama Mandiri, alamat Desa Ondor, Jalan Balili Kec. Pulau Gorom, dengan harga Penawaran Rp 1.237.111.000,00

(12). Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Desa Tum Kec. Werinama, Pemenang CV. Manawoko Mandiri, Alamat Jl. Lintas Amarse­karu – Seram Bagian Timur dengan Harga Penawaran Rp 375.990.000,00.

(13).Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Negeri Kelu Kec. Seram Timur, Pemenang CV. Anda­lan Prima, Alamat kantor Wailola Kecamatan Bula de­ngan harga penawaran Rp 1.861.388.000,00. (ARI)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top