Probis

Stabilitas Sistem Keuangan Di Maluku Masih Relatif Baik

Bambang Pramasudi

STABILITAS sistem keuangan di Indonesia khususnya di Maluku hingga kini masih terbilang relatif baik. 

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Bambang Pramasudi, kepada Rakyat Maluku, Senin 21 Januari 2019.

Bambang menuturkan, kalau ditingkat daerah khususnya di Maluku sendiri, pohaknya saat ini lebih fokus kepada fungsi intermediasi terhadap sejumlah Bank-Bank di Maluku. Apakah Bank-Bank di Maluku ini mengeluh tentang kredit atau tudak.

“Kalau kita lihat di Maluku ini relatif baik soal penyaluran kreditnya. Karena di tahun 2017 lalu itu pertumbuhan kreditnya sempat tumbuh 14 persen dan sampai november 2018 itu baru 11 persen,” ujarnya.

Kendati demikian, namun di Maluku sendiri masih terjadi dobol digit dibandingkan dengan daerah lain yang biasanya dibawah 10 persen. 

Di 2019 ini, pihaknya berharap seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan bakal meningkat dalam rens antara 5,7 sampai 6.1 persen bisa meningkat lagi menjadi 12 hingga 14 persen.

“Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan meningkat, itu kami harapkan akan naik lagi antara rens antara 12 hingga 14 persen,” harap Bambang.

Selain itu, kata dia, dengan peningkatan tersebut juga diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Maluku. Para perbankan juga bisa menjaga kredit bermasalahnya dengan rasio NPL nya masih berkisar 1.5 persen sehingga masih jauh dari batas 5 persen.

“Ini hal yang menggembirakan, meskipun  untuk sektor-sektor tertentu perdagangan mengalami peningkatan,” tandasnya. (R1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top