BREAKING NEWS

Tiga Rumah Di Aru Rusak, Satu Warga Luka

Rumah yang mengalami kerusakan di Aru saat terjadi gempa 5,9 SR yang menguncang wilayah itu, Sabtu 26 Januari 2018, sekira pukul pukul 17.12.45 WIT. IST

-BPBD Rilis Dampak Gempa 5,9 SR Di Aru

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aru mengeluarkan data kerusakan dan korban akibat dampak gempa 5,9 SR yang menguncang wilayah itu, Sabtu 26 Januari 2018, sekira pukul pukul 17.12.45 WIT.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Aru, Fedrik Hendrik, melalui rilisnya  yang juga di terima rakyatmaluku.com menyebutkan kerusakan akibat  gempa tersebut yakni tiga rumah warga mengalami kerusakan, satu bangunan Rumah Sakit juga terkena dampak kerusakan ringan dan satu warga juga mengalami luka ringan.

Tiga rumah yang mengalami kerusakan yakni milik bapak Yonias Kolriri dengan alamat di jalan Mutiara RT 015/RW 005 Kecamatan Pulau- Pulau Aru Kelurahan Galay Dubu, rumah milik Nurwin Keleanda yang terletak di Jalan Wiliam Harman RT. 010/RW. 004 Kecamatan Pulau- Pulau Aru, Kelurahan Galay Dubu, dan rumah milik  bapak Matias Atdjas, jalan Cenderawasih RT. 001/RW. 005 Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.

Selain itu satu rumah sakit daerah yang terletak di jalan Cenderawasih No. Km. 6, Kecamatan Pulau- Pulau Aru Kelurahan Siwalima juga mengalami kerusakan ringan.

Untuk korban luka-luka ringan hingga berita ini diturunkan tercatat hanya satu orang yakni atas nama Shintia Gaspers (13) perempuan, alamat  Pulau-Pulau Aru Kelurahan Siwalima RT. 004/ RW. 003

“Korban mengalami luka ringan karena pada saat kejadian, korban panik dan berlari mencari keluarga sehingga terjatuh,” ujar Fedrik melalui rilisnya.

Perihal kendala yang dihadapi di lapangan, kaya Fedrik, yakni tim BPBD  dalam menghimpun data bencana karena kurangnya informasi dari masyarakat terkait kerusakan dilapangan.

“Letak Geografis Kepulauan Aru yang adalah wilayah kepulauan juga menyebabkan dampak kerusakan di wilayah kecamatan-kecamatan di luar Kota Dobo belum dapat dihimpun,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh rakyatmaluku.com berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berskala 5,9 richter itu terjadi tepat pada pukul 17.12.45 WIT.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi, mengungkapkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.51 LS dan 133,83 BT dengan kedalaman 13 Km. Gempa bumi tektonik itu terjadi di 53 km Barat Laut Dobo kabupaten Kepulauan Aru, 119 km Timut Tual, 122 km Timur Langgur Maluku Tenggara dan 294 km Timur laut Larat MTB.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 6,6 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 5,9,” ujar Sunardi.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas tektonik berupa deformasi batuan di Zona Graben Aru. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di wilayah Laut Banda ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar turun (normal fault). (RM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top