Edukasi

MIN 1 Ambon Konsen Siapkan Siswa Hadapi UN

Nasit Marasabessy

MENGHADAPI  pelaksanaan ujian akhir tingkat SD/MI yang akan berlangsung pada Bulan April mendatang, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ambon terus fokus mendorong kemampuan siswa lewat pemantapan dan pendalaman materi sesuai jadwal yang ditentukan. Pemantapan diberlakukan kepada siswa sebelum proses belajar mengajar aktif dikelas dan juga pendalaman materi setelah siswa berada dalam proses belajar mengajar seperti biasa. Tanggungjawab ini diberikan kepada guru kelas dan guru bidang study.

Kepala MIN 1 Ambon, Nasit Marasabessy, mengatakan, dalam proses pemantapan itu selain fokus utama terhadap tiga Mata Pelajaran (Mapel) yakni Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika, juga terhadap lima Mapel Agama plus IPS dan PKN.

“Jumlah keseluruhan ada 10 Mapel. Lima Mapel Agama dan Lima Mapel Pendidikan Umum.Memang kita sangat fokus terhadap Tiga Mapel Utama yakni Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika. Sebab, ketiga Mapel ini merupakan Mapel yang diujikan kepada seluruh siswa tingkat SD/MI. Tetapi tidak mengesampingkan 7 mapel lainnya karena merupakan bagian dari proses penilaian yang akan didapatkan siswa dalam lembaran ijazah untuk melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan berikut,” ujar Marasabessy, Jumat 1 Februari 2019.

Dijelaskan, hasil pemantapan khusus tiga mapel Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika itu nantinya kembali dievaluasi melalui rencana pelaksanaan try out pada pertengahan Februari ini dan Maret mendatang.

“Sesuai rencana, kami akan melaksanakan try out sebanyak tiga kali. Ini dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana kemampuan  siswa menguasai materi dari tiga mapel yang sudah diberikan baik lewat pemantapan maupun pendalaman materi,”jelas Marasabessy.

Marasabessy berharap,  dukungan dan peran aktif orang tua bersama-sama sekolah mendorong siswa sehingga mereka benar-benar siap dalam rangka mengadapai pelaksanaan ujian akhir yang akan berlangsung dalam dua bulan kedepan ini.

“Kepada orang tua siswa diharapkan memiliki perhatian serius dalam mengontrol dan mengawasai jam belajar anak ketika berada dirumah. Sekolah sudah berupaya maksimal mempersiapkan siswa. Tanpa bantuan dan dukungan orang tua tentunya  tujuan pencapaian hasil tidak akan maksimal,”harap Marasabessy.(CIK)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top