Ambonesia

Mualif Kesetrum Gara-Gara Diserang Tawon

Ramli Malawat

MUALIF, karyawan PT 63, mengaku musiba yang menimpanya bukan karena ketidak hati-hatiannya dalam melakukan pekerjaan. Tetapi ada penyebab yang memberikan efek kejut ketika dia berada di atas travo saat hendak memasang listrik pelanggan baru.

“Saat saya sampai diatas, tiba-tiba ada seekor tawon menyerang. Sayapun kaget dan merespon dengan mengusirnya menggunakan tangan kiri. Maksud ayunan tangan itu lantas menyambar kabel 20 KV yang berada diatas kepalanya hingga dia tersengat,” akui Mualif kepada tim K3 PLN yang dikutif Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku-Maluku Utara, Ramli Malawat.

Meski kejadian itu tidak diinginkan besama, namun pihak PLN sangat menyayangkan. Sebab, pekerjaan yang dilakukan, selain tidak adanya koordinasi bersama PLN, proses pemasangan mestinya dilakukan pada tiang JTR bukan diatas Travo. Belum lagi penggunaan Alat Pelindung Diri (AVD) yang minim digunakan Mualif.

Ramli, menjelaskan, PLN selalu berkomitmen untuk mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) maupun Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dalam setiap kegiatan pekerjaan yang dilakukan baik untuk pegawai PLN maupun mitra kerja. Setiap pekerjaan yang dilakukan sudah memiliki SOP dimana hal itu sudah mengatur kesiapan personil maupun peralatan kerja.

“PLN menyesalkan dengan adanya kejadian itu. Dan tentu akan melakukan tindakan tegas kepada mitra kerja apabila betul terjadi pelanggaran penerapan K3,” tegas Ramli.(CIK)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top