Ambonesia

Kakanwil : Orang Lebih Suka Berhaji Daripada Berzakat

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad saat membuka pembekalan tim Safari Ramadhan 1440 Hijriah, Rabu 29 Mei 2019.

ZAKAT dan Haji merupakan Rukun Islam. Meski sama dalam urusan amalan Ibadah namun dalam implementasi lapangan keduanya memiliki perbedaan yang jauh.

Orang lebih berkeinginan untuk melaksanakan Ibadah Haji walaupun mengantri bertahun-tahun. Bahkan melaksanakannya penuh dengan kesadaran. Tetapi ada sebagian orang tidak berkeinginan melaksanakan ibadah zakat.

Padahal antara Ibadah Haji dan Zakat keduanya rukun Islam. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad saat membuka pembekalan tim Safari Ramadhan 1440 Hijriah, Rabu 29 Mei 2019.

Menurut Kakanwil, pentingnya mendorong peningkatan pemahaman masyarakat tentang zakat. Zakat dan Rukun Islam lainnya harus sama-sama dihidupkan. Sosialisasi zakat mestinya dilakukan sepanjang hayat.

Kakanwil mengatakan, Kementerian Agama Provinsi Maluku konsisten mendorong literasi berzakat. Sebab mencerahkan pemahaman masyarakat menjadi tanggungjawab bersama. Baznas, Penyuluh Agama dan lainnya juga sama berkewajiban mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya berzakat.

Melalui pembekalan tim Safari Ramadhan Kanwil Kemenag Maluku itu, Kakanwil berharap bisa menjadi penyambung lidah ditengah-tengah masyarakat.”Semoga tim ini bekerja dengan maksimal memberikan pencerahan kepada masyarakat guna mendorong literasi berzakat.Jangan selesai Ramadhan lantas sosialisasi terhenti. Ini harus dilakukan secara terus menerus.”harap Kakanwil.

Sementara Itu mewakili Kepala Bidang Bimas Islam, Hijrin Aliyah menyebutkan tim Safari Ramadhan berasal dari Penyuluh Agama PNS dan Non PNS, termasuk pegawai KUA baik dari Kabupaten Maluku Tengah maupun Kota Ambon.

Tim tersebut akan dibekali dengan pemahaman tambahan terkait masalah fiqiyah sehingga nantinya berada dilapangan pesan-pesan yang disampaikan diterima dengan mudah. Disamping itu mereka juga memahami metode dakwah.

Hijrin mengatkan, kehadiran tim Safari Ramadhan ini sekaligus mencari dan memecahkan solusi untuk persoalan zakat, infaq dan sadokah yang selama ini menjadi persoalan ditengah-tengah masyarakat.(CIK)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top