Berita Utama

PDIP Perkasa Di Baileo Karpan, Tumbang Di Belakang Soya

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap perkasa mempertahkankan kekuasaannya di DPRD Maluku dalam pemilihan legislatif 2019 ini.

Data yang berhasil diperoleh RakyatMaluku.com, dari tujuh daerah pemilihan di provinsi Maluku, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini berhasil menggolkan masing-masing satu kursi sehingga jumlah kursi yang diraih untuk masa bakti 2019-2024 di Baeleo Karang Panjang (Karpan) adalah tujuh kursi.

Jumlah ini sama dengan perolehan kursi pada pileg 2014 lalu. Saat itu, PDIP menggolkan dua kursi dari Dapil Kota Ambon, namun dari Dapil SBT partai berlambang banteng ini nihil kursi.

Sementara itu, rival PDIP yaitu Partai Golkar mengalami penuruan perolehan kursi. Pada pileg 2014, Golkar mendapatkan 6 kursi dan kali ini hanya meraih 5 kursi karena pada dapil SBB dan SBT Partai Golokar nihil kursi.

Golkar diprediksi akan tetap menjadi wakil ketua bersanding dengan Partai Gerindra dan Partai Hanura yang sama sama memperoleh lima kursi  dari tujuh dapil  yang ada.

Partai Demokrat yang sebelumnya mendapat enam kursi pada pileg 2014 dan ikut mengisi formasi pimpinan DPRD Maluku, justeru merosot menjadi empat kursi karena dua kursi di Dapil Buru-Buru Selatan dan Dapil Tanimbar-Maluku Barat Daya (MBD) harus hilang dalam pileg kali ini.

Ketua DPRD Maluku, Edwin Adrian Huwae, SH yang diwawancarai RakyatMaluku.com di Kantor DPRD Maluku mengaku puas dengan perolehan kursi dari partai yang dipimpinnya itu.

Awalnya, Huwae memprediksi PDIP akan mendapatkan dua kursi dari Dapil Ambon sehingga jumlah kursi partai ini menjadi delapan.Namun belakangan, kelihatannya hal itu sulit terwujud.

Huwae juga mengaku, untuk DPRD Kota Ambon, PDIP terpaksa harus melepaskan kekuasaan sebagai ketua DPRD ke Partai Golkar karena jumlah kursi yang diraih menurun pada pileg kali ini. ”Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya,” kata Huwae. (NAM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top