Ambonesia

Widya Murad Ismail Lantik Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten MBD

KETUA Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, melantik Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten MBD, Rely Aryani Herlina Noach, Rabu 29 Mei 2019.

KETUA Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail,  Rabu 29 Mei 2019, bertempat di aula lantai tujuh Kantor Gubernur Maluku, melantik  Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Rely Aryani Herlina Noach.

Pelantikan Rely Noach sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten MBD oleh Widya Murad Ismail, tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Tim Penggerak Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku nomor 01/KEP/PKK.Provmal/V/2019 tentang, pemberhentian pengangkatan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten MBD sisa masa bhakti 2016-2021.

Ketua Tim Penggerak PKK   dan Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Widya Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan peranan PKK tidak dapat dikesampingkan dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera. Yaitu keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara kemajuan lahiriah dan batiniah dengan motor penggeraknya adalah kaum perempuan.

Widya Murad Ismail

Keluarga harus diupayakan menjadi sejahtera karena keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan.

“Apabila semua keluarga sudah dapat mewujudkan tata kehidupan dan penghidupannya yang sejahteta dan harmonis, tentu akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat Maluku, khususnya di Kabupaten MBD,” ujar Widya.

Menurutnya, 10 program PKK yang harus menjadi perhatian yakni,  penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan dan ketrampilan tim penggerak PKK serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hal-hal tersebut di atas menjadi tugas mulia tim penggerak PKK dan Dekranasda disemua tingkatan, baik provinsi maupun kanupaten/kota untuk terus memotifasi, membimbing, dan membina tim penggerak PKK dan Dekranasda kecamatan, desa beserta kadernya sehingga lebih berdayaguna dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” tandas Widya.

Karenanya sebagai ketua tim penggerak PKK sekaligus Dekranasda, kata Widya,  ada beberapa hal penting dan diingat yakni menjadi ketua tim penggerak PKK dan Dekranasda bukanlah pilihan, melainkan amanat yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggungjawab. 

“Untuk itu diperlukan dukungan dan peran aktif seluruh tim penggerak PKK dan kader di kecamatan serta desa, perlu dibangun suatu hubungan komunikasi yang baik diantara pengurus serta anggota PKK dan Dekranasda,” jelas Widya.

Mencermati kondisi saat ini, lanjut Widya selaku pimpinan PKK sekaligus Dekranasda harus memiliki tanggungjawab yang tinggi. 

“Pimpinan harus pandai merangkul, solid, mengayomi, atau melayani bukan sebaliknya dilayani. Tidak arogan, harus mau menerima masukan dari bawahan atau masyarakat. Pimpinan PKK dan Dekranasda harus menjadi ibu dari seluruh masyarakat yang kita pimpinan,” tandas Widya, yang berharap ketua PKK dan  Dekranasda Kabupaten MBD agar dapat menggali dan mengelolah potensi-potensi kearifan lokal untuk dikembangkan guna memiliki nilai ekonomis tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (RM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top