Berita Utama

Diana Padang Calon Kuat Sekda Maluku ?

JABATAN  Sekretaris Daerah (Sekda)  Provinsi Maluku yang saat ini dijabat Hamin Bin Tahir, akan segera berakhir Agustus 2019 mendatang. Pasalnya Hamin Bin Tahir  akan memasuki masa pensiun.

Tetapi hingga kini, Pemprov Maluku belum melakukan pengajuan surat ke Menteri Dalam Negeri untuk melakukan seleksi  calon Sekda Maluku yang akan dilakukan secara terbuka berdasarkan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Dari informasi yang diperoleh RakyatMaluku.com menyebutkan walaupun seleksi calon Sekda Maluku belum dilakukan, namun nama Sekda Maluku telah ‘dikantongi’ Gubernur Maluku Murad Ismail untuk mendampinginya selama periode 2019-2024.

Nama Kepala Dinas Pertanian Ir. Diana Padang, M.Si disebut-sebut sebagai calon kuat menduduki kursi puncak sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkup Pemprov Maluku tersebut.

Nama Diana Padang sebagai calon kuat Sekda Maluku sudah berhembus kencang pasca Murad Ismail – Barnabas Orno dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. 

Diana yang juga istri Rusdi Ambon yang biasa dipanggil dengan sebutan Pak Puti diketahui sebagai teman dekat Gubernur Maluku Murad Ismail. 

Rusdi Ambon sendiri saat ini juga telah memasuki masa pensiun, dan dipercayakan menjabat sebagai Direktur PD Panca Karya menggantikan Anton Sihaloho.

Sayangnya impian Diana Padang untuk menduduki kursi Sekda Maluku tampaknya akan mengalami kendala, karena Diana sendiri hanya tersisa dua tahun juga akan memasuki masa pensiun.

Menanggapi proses seleksi calon sekda Maluku ini, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Pattimura (Unpati), Amir Kotarumalos yang dikonfirmasi Rakyat Maluku, Minggu 9 Juni 2019, mengenai hal ini mengatakan secara umum seleksi calon sekda itu dimulai dengan pembentukan panitia seleksi (Pansel) calon Sekda Maluku.

“Secara umum tentunya seleksi calon Sekda Maluku itu dimulai dengan pembentukan Pansel, kemudian proses pendaftaran, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang kesemuanya tentu bagi calon sekda yang mengikuti seleksi harus memenuhi semua persyaratan yang diinginkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Amir.

Mengenai adanya calon sekda yang memang sudah disiapkan, Amir mengaku tidak akan mengomentari perihal itu, karena tentunya siapapun yang mengikuti seleksi calon sekda harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Kendati demikian, Amir meyakini proses seleksi calon sekda akan dilakukan secara transparan dan sesuai undang-undang yang berlaku, sebagaimana yang sering disampaikan Gubernur Maluku Murad Ismail di berbagai kesempatan dalam 

“Saya yakin proses seleksi calon sekda Maluku nanti akan dilakukan secara transparan sesuai apa yang disampaikan Pak Gubernur di berbagai kesempatan,” tandas Amir. (RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top