Berita Utama

Tiga Gedung IAIN Ambon Retak Akibat Pergerakan Tanah

Gedung IAIN MENGALAMI KERUSAKAN AKIBAT PERGERAKAN TANAH

TIGA gedung di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon; Gedung Perpustakaan, Gedung Laboratorium MIPA, dan satu unit Gedung Auditorium yang baru dibangun, mengalami keretakan parah, akibat pergerakan tanah.

Keretakan paling parah terjadi pada Gedung Perpustakaan IAIN Ambon. Pada beberapa sisi bagian gedung mengalami pergeseran, akibat gerakan tanah. Tampak, flafon, kaca dan dinding gedung pada beberapa sisi ambruk. Sebaliknya di Gedung Laboratorium MIPA, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ambon.

Bagian belakang gedung yang berhadapan dengan gedung Perpustakaan juga mengalami keretakan. Akibatnya, dinding dan kaca ambruk menimpa ruang belajar dan praktek di Lab MIPA.

Sementara pada Gedung Auditorium IAIN Ambon yang baru dibangun, tampak mengalami keretakan di bagian sisi kanan depan. Kendati tidak nampak parah, namun, gedung Auditorium yang belum sempat difungsikan ini, justru terancam ketika terjadi longsor atau pergerakan tanah. Pasalnya, gedung ini berada di sisi bagian bawah bukit, yang di atas bukitnya terdapat gedung Rektorat dan Perpustakaan yang berdampingan.

Dari pantauan RakyatMaluku.com di lapangan, pergerakan tanah ini disebabkan adanya pengerukan tanah untuk pembangunan talud pada bagian belakang dan samping Gedung Auditorium. Hanya saja, dalam masa pembangunan, terjadi hujan yang menyebabkan pengerukan tanah tersebut mengalami pergerakan tanpa henti.

Pergerakan tanah tersebut membuat proses pembangunan talud menjadi sulit, lantaran pergerakan tanahnya makin meluas, hingga menyebabkan adanya pergerakan tanah secara meluas, yang melebar ke gedung Perpustakaan dan Lab MIPA.

Saat ini, seluruh sarana dan prasarana yang berada baik di ruang Perpustakaan maupun Laboratorium MIPA Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Ambon telah diselamatkan dengan cara dipindahkan ke gedung lainnya yang lebih aman dan nyaman.

Untuk saat ini, tampak masih terjadi pergerakan tanah, sehingga kalau tidak segera diantisipasi, maka akan mengancam beberapa gedung lainnya, seperti gedung mesin gardu listrik, dan gedung Rektorat IAIN Ambon, yang berdampingan dengan gedung Perpustakaan.

Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, mengakui adanya pergerakan tanah di kampus IAIN Ambon. Pihaknya bersama pimpinan lain telah turun langsung meninjau seluruh fasilitas negara yang ada berupa bangunan gedung kampus IAIN Ambon yang mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah tersebut. Kejadian, lanjut dia, telah dilaporkan langsung kepada pimpinan tertinggi yakni Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin, Sekjen Kemenag RI dan Dirjen PTKIN via whatsapp.

Tak saja itu, pihaknya juga telah mengambil langkah pencegahan dengan berkodinasi dengan BPBD Maluku dan Dinas PU Kota Ambon dan PU Maluku, untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.

Rektor berharap, kiranya lewat koordinasi dan bantuan dari semua pihak dapat segera membantu dalam penanganan masalah ini, sehingga tidak menimbulkan kerugian yang lebih parah. (WHL)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top