Liputan Khusus Haji 2019

Kepala Sektor Khusus Makkah, Himbau Jamaah Haji Maluku Tertib

Kepala Sektor Khusus Makkah M.Yamin, Spd, Mpd saat memberikan Bimbingan Manasik Haji Bagi Calon Jamaah Haji Kota Ambon yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon Tahun 2019M/1440 H, di Gedung Asyari, Ambon, Senin, (8/7/19).

JAMAAH calon haji Maluku diimbau agar tertib dan mematuhi ketentuan serta anjuran yang telah ditetapkan petugas haji sebagaimana yang telah diatur oleh pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2019. Hal ini penting agar jamaah calon haji tidak mengalami kesulitan saat menjalankan ibadah haji. Ketentuan tersebut menyangkut penggunaan kartu identitas, nomor dan warna kendaraan yang akan dinaiki, serta kartu kamar hotel agar tidak disalahgunakan.

“Ini penting. Sebab, dari pengalaman sebelumnya ada jamaah yang tak mematuhi anjuran petugas haji sehingga membuat kesulitan jamaah lain baik yang ada di kelompok atau regu,” demikian hal itu disampaikan Kepala Sektor Khusus Makkah M.Yamin, Spd, Mpd saat memberikan Bimbingan Manasik Haji Bagi Calon Jamaah Haji Kota Ambon yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon Tahun 2019M/1440 H, di Gedung Asyari, Ambon, Senin, (8/7/19).

Tampak jamaah calon haji Ambon sedang mengecek daftar nama yang akan diterbangkan pada Kloter 15.

Karena itu semua jamaah diimbau agar tertib dan mematuhi ketentuan serta disiplin termasuk tidak menyalahgunakan kunci hotel ke pihak lain atau memasukkan orang luar (keluarga) ke kamar hotel.

Di hadapan 360 jamaah calon haji itu, M.Yamin mengajak jamaah calon haji asal Maluku agar tidak berdesak-desakan baik saat menaiki bis saat menuju Arafah ataupun saat menuju Mina. 

Dikatakan, mengikuti sistem dan petunjuk dari petugas merupakan hal penting. Pengalaman tahun 2007 ada salah satu kloter terpaksa ditinggalkan oleh muasasah ke Arafah karena ketahuan di layar cctv milik kerajaan Arab Saudi ada jamaah yang meluber di jalan raya. 

“Mobilnya ditilang gara-gara memarkir kendaraan di tanda larangan lalulintas. Selain menaati ketentuan, kita juga menghormati kesepakatan yang dibuat antara pemerintah Arab Saudi dengan Indonesia seperti aturan lalulintas,” ujarnya.

Ia juga meminta jamaah calon haji agar tetap berada sesuai kloter dan regu. Termasuk bila membeli atau menerima makanan dari orang-orang yang tidak diketahui identitasnya agar dihindari. 

“Jika ada yang belum paham tanyakan kepada petugas haji. Mereka nantinya yang akan menuntun dan mengarahkan. Jangan mengambil keputusan sendiri demi untuk menjaga agar jamaah calon haji tidak kesulitan. Sebab, di tengah banyaknya jamaah haji tak menutup kemungkinan ada jamaah yang tertinggal dengan kelompok dan regu lain karena ketinggalan atau sebab lain,” ujarnya.

Nama-nama hotel di Kawasan Syisyah Makkah yang akan ditempati jamaah calon haji asal Maluku yang berada di bawah embarkasi Makassar.

Ia mengatakan, maksud dari imbauan ini bukan untuk menakut-nakuti. Tapi hal ini sebagai tips agar  saat menjalankan ibadah haji nanti tak ada yang kurang dan berjalan khusu’ dan nyaman. “Jangan sampai hanya soal makanan membuat jamaah terganggu. Jangan sampai hanya soal antrian membuat jamaah terhalang,” ujar lelaki kelahiran Desa Tulehu, Maluku Tengah, itu.

Jamaah calon haji asal Maluku tahun ini tentu beruntung. Sebab, ini untuk kali pertama posisi Sektor Khusus Makkah Musim Haji Tahun 2019 ini dipercayakan oleh Kementerian Agama RI kepada putra Maluku yang nota benenya adalah Kabid Urusan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Maluku, itu.

Selain M.Yamin, ada pula putra Maluku asal Pulau Seram yang bertugas sebagai Sekretaris Sektor I Makkah Jumadi Wali. Ia adalah salah satu Kasi Kemenag Kabupaten Maluku Tengah. “Kepala Sektor I Makkah-nya Bapak Kaswat Sartono Kabid Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, sedangkan sekretarisnya Pak Jumadi Wali,” ujarnya.

M.Yamin sendiri nantinya akan memimpin 1.200 petugas haji terdiri atas TNI/Polri yang tersebar pada radius 1 Km dari Masjidil Haram. Mereka ini terbagi pada beberapa pos. Nantinya kalau ada jamaah yang tersesat di tengah menumpuknya jamaah haji yang lain petugas haji inilah yang akan menuntun. 

“Mereka juga standby di pintu-pintu masuk Masjidil Haram. Juga ada di Pintu Ali, Babussalam, dan Masjid Jin. Inilah kawasan yang tergolong padat,” ujar lelaki yang telah tujuh kali menjadi petugas haji, yang juga mantan Danprovost Menwa IAIN Ambon, itu.

Untuk diketahui, musim haji tahun ini dari Provinsi Maluku akan diikuti lebih 1.272 jamaah calon haji. Mereka akan diterbangkan ke Kota Madinah via Bandara Hasanuddin Makassar tanggal 15, dan 16 Juli 2019. 

Adapun tim haji yang tergabung sebagai petugas haji terdiri atas petugas kesehatan, petugas bimbingan haji, dan Tim Pemantau Haji Daerah (TPHD). 

Acara pelepasannya Senin, (15/7/19), akan dilakukan langsung oleh Gubernur Maluku Murad Ismail di Asrama Haji Waiheru Asrama Haji Waiheru. Asrama haji yang kini memasuki tahap finishing ini akan menandai beroperasinya asrama haji Maluku itu diawali oleh Gubernur Murad didampingi Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Fesal Musaad, Spd, M.Pd.(DIB)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top