Berita Utama

Pidsus Kembalikan Berkas Korupsi Rumah Dinas Pastori Waai Ke Intelijen

Samy Sapulette

TIM Penyelidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah mengembalikan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan rumah dinas Pastori IV GPM Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) tahun 2017, ke Tim Penyelidik Bidang Intelijen.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku, Samy Sapulette, pengembalian berkas perkara tersebut agar Tim Penyelidik Bidang Intelijen dapat melengkapi sejumlah dokumen yang dibutuhkan Tim Penyelidik Bidang Pidsus.

“Berkas perkaranya sudah dikembalikan oleh Bidang Pidsus ke Bidang Intelijen karena ada kekurangan beberapa dokumen, sehingga harus dilengkapi ditahap penyelidikan,” kata Samy saat dikonfirmasi koran ini, via selulernya, Rabu, 14 Agustus 2019.

Dijelaskan, proses kelengkapan dokumen ditahap penyelidikan tersebut merupakan bagian dari kepentingan puldata dan pulbaket, untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan menurut cara yang diatur dalam undang-undang.

“Ini kan masih tahap penyelidikan, jadi yang dilakukan bidang Pidsus maupun bidang Intelijen saat ini juga bagian dari serangkaian puldata dan pulbaket, dan sifatnya masih rahasia,” jelas Samy.

Dari informasi yang berhasil dihimpun koran ini di Kantor Kejati Maluku, bahwa sumber anggaran pembangunan rumah dinas Pastori IV GPM Waai bersasal dari dana hibah Pemerintah Provinsi Maluku tahun 2017 sebesar Rp 900 juta lebih.

Sayangnya, anggaran ratusan juta itu tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. Diduga, anggaran tersebut diselewengkan oleh anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Demokrat inisial WW, untuk kepentingan pribadinya.

“Setelah diperiksa oleh Tim Intelijen Kejati Maluku, WW langsung mengembalikan uang sebesar Rp 600 juta kepada panitia pembangunan rumah dinas Pastori IV GPM Waai. Sisanya sebesar Rp 300 juta tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh WW,” ungkap sumber yang ikut menyelidiki kasus ini. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top