Berita Utama

Siahay Siap, Pormes Pasrah

KADER Partai Golkar Maluku, Margaretha Siahay, mengaku siap jika dirinya akhirnya yang dipercayakan DPP Partai Golkar untuk memimpin DPRD Kota Ambon periode 2019 – 2024  pasca kabar yang beredar bahwa dirinya menguat menggeser posisi Zeth Pormes dan Ely Toisutta yang sebelumnya disebut-sebut memiliki peluang besar menjadi pimpinan DPRD Kota Ambon.

“Kalau memang saya yang diputuskan dan  diperintahkann oleh partai, maka sebagai kader saya siap, sebab itu adalah amanat partai yang harus dijalankan,” ujar Etha (panggilan akrab Margaretha Siahay), Senin 12 Agustus 2019.

Menurutnya jika Surat Keputusan (SK) diterbitkan oleh DPP kepada satu nama tertentu, maka wajib dijalankan. Sementara menyangkut informasi terkait dirinya telah direstui oleh Ketua DPD II Golkar Kota Ambon Richard Louhenapessy, Etha mengaku tidak tahu.

“Selama ini saya mengalir saja. Namun jika memang nama saya diperhitungkan, yah tentu sebagai kader partai saya siap laksanakan perintah partai. Namun kembali saya tegaskan bahwa empat nama yang dikirim itu punya peluang yang sama,” tandasnya.

Perihal  soal adanya manuver politik dalam merebut kursi pimpinan dewan, menurutnya itu merupakan hal yang wajar. Akan tetapi, siapa pun yang kemudian direkomendasikan tentu telah melalui berbagai pertimbangan partai. 

“Intinya semua kembali pada putusan DPP, siapa pun yang diputuskan, maka semuanya harus menerimanya,” tegas Etha.

Sementara itu, ketua Fraksi Golkar Kota Ambon, Zeth Pormes mengatakan secara konstitusi partai, ketika memilih menjadi kader Partai Golkar, maka secara langsung hak politik telah digadaikan kepada partai. Itu artinya bahwa sudah masuk sebagai aparat partai. Sehingga apapun yang ditugaskan oleh partai, maka tentu harus siap ditempatkan dimana saja.

“Kalau misalnya saya ditugaskan oleh DPP sebagai ketua DPRD, maka saya harus siap, begitu pula dengan Ibu Etha,  Inu Elly maupun ibu Ika. Dan ketika saya tidak ditugaskan sebagai ketua DPRD juga saya harus siap, dan pasrah saja atas semua keputusan DPP,” tutur Pormes.

Menurut Pormes, yang paling penting adalah bisa menjalankan tugas dari partai untuk ada di lembaga DPRD pada  alat kelengkapan dewan untuk mengabdi kepada rakyat.

Setelah empat nama diusulkan, kata Pormes, tinggal menunggubputusan partai. Karena di partai sendiri semua yang menyangkut dengan kedudukan kader itu semua telah diatur dalam aturan partai, tentu dengan berbagai syarat, baik yang bersifat khusus maupun umum.

“Kita tunggu saja putusan DPP. Apapun putusannya, kita harus sambut dengan lapang dada. Kita berempat sudah solid dan berbicara dari hati ke hati bahwa ini soal penugasan partai saja. Sehingga siapa pun yang ditugaskan, kita harus tetap mendukung,” tandas Pormes. (SAH)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top