Berita Utama

KNPI Dorong Iklim Investasi Perikanan Di Maluku Terus Dihidupkan

Faisal Saihitua

DEWAN Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Maluku mendorong dan mendukung kebijakan pemerintah daerah Maluku dibawah komando Gubernur Murad Ismail, untuk terus menghidupkan iklim investasi perikanan di Maluku.

Ketua DPD KNPI Maluku Faisal Saihitua mengatakan, pemuda harus menyiapkan langkah konkret untuk mendukung kebijakan Gubernur Maluku.

“Pemuda sebagai kaum intelektual harus mendukung pemerintah daerah menyiapkan road map pembangunan di sektor kelautan dan perikanan sebagai leading sektor di daerah ini,” ujar Faisal, Kamis 12 September 2019.

Dijelaskan Faisal, bukan hanya persoalan regulasi dan infrastruktur yang didengungkan selama ini, melainkan rencana-rencana pembangunan di setiap segmen harus terarah secara jelas.

Karenanya, DPD KNPI Maluku menawarkan tiga poin rekomendasi antara lain pembangunan sarana dan prasarana perikanan tangkap yang memadai. Pembangunan pelabuhan serta cold storage yang mampu memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat secara langsung.

Tentu hal ini perlu dikerjasamakan dengan sektor swasta. Gubernur Maluku memiliki networking yang luar biasa di sektor bisnis dan investasi. Hasil pertemuan Gubernur dan para pelaku usaha di bidang perikanan harus menjadi prioritas karena semangat Gubernur Maluku di bidang investasi harus disambut oleh setiap lapisan masyarakat, terlebih pemuda yang masih memiliki semangat yang besar.

Selain itu juga mempertajam fungsi Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku. Hal ini dengan menekankan perekrutan tenaga kerja di sektor perikanan tangkap didominasi oleh tenaga kerja lokal.

Fokus pembangunan infrastruktur dan regulasi tidak harus setiap saat diarahkan dari pusat. Semangat reformasi yang dulu digalakkan oleh pemuda pendahulu harusnya bisa dijewantahkan di masa yang kini kita jalani sebagai generasi muda millenial. Inilah fungsi kita juga untuk memperkuat posisi pemerintah daerah di bawah komando Gubernur Maluku di mata pemerintah pusat.

“Setelah bagian hulu dituntaskan, maka hilir juga harus bisa tertata dengan rapi. Hal ini penting mengingat efek ganda yang bisa dirasakan pada sektor hilir. Segmen olahan perikanan harus dihidupkan dan didukung oleh konektivitas komponen swasta dan pemerintah. Iklim investasi yang diciptakan secara baik dapat menumbuhkembangkan taraf hidup dan perekonomian secara signifikan,” ujar Saihitua.

Komoditi perikanan memiliki cakupan olahan yang luar biasa besar. Hal ini dapat menjawab kebutuhan pasar lokal maupun Nasional bahkan Internasional. Nilai jual yang sangat tinggi di pasar Eropa dan Asia Pasifik menjadi potensi besar bagi industri pengolahan. Provinsi Maluku harus membuka ruang bagi lahir dan berkembangnya sektor industri olahan perikanan. Sehingga manfaat bukan hanya dirasakan bagi lapisan atas akan tetapi sampai lapisan bawah dapat merasakan efek mengkonsumsi pakan yang layak dan sehat untuk dikonsumsi. Hal ini juga dalam rangka menciptakan generasi emas Maluku di masa depan.

“Tiga poin tersebut dapat menjawab tantangan. Untuk menjadi Lumbung Ikan Nasional bukan hanya sebatas regulasi, akan tetapi esensi pembangunan sektor secara menyeluruh adalah hal yang mutlak. Pemuda harus menjadi problem solver yang kongkret, tuntas dan kredibel,” demikian kata Faisal. (RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top