Ambonesia

Kemenag Bantu Korban Gempabumi Maluku Rp3 Miliar Lebih

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menyalurkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp3 miliar lebih kepada korban gempabumi di Provinsi Maluku. Bantuan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, Prof. Dr. Phil, H. M. Nur Kholis Setiawan, kepada korban terdampak bencana di Aula Balai Diklat Kemenag RI, Waiheru, Kota Ambon, Jumat, 4 Oktober 2019.

Bantuan tersebut bersumber dari Tali Asih Kemenag RI senilai Rp 1,120 miliar, dan Ditjen Bimas Kristen senilai Rp2 miliar. Bantuan Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI disalurkan kepada perbaikan rumah ibadah yang mengalami kerusakan, baik gereja maupun masjid.

Sementara bantuan yang bersumber dari Tali Asih Kemenag RI, diserahkan kepada korban terdampak bencana, baik yang meninggal dunia maupun korban luka-luka. Dari total ASN Kemenag RI yang terdampak bencana di Maluku, satu orang meninggal dunia, yakni pegawai IAIN Ambon, Narti Rota. Kepada keluarga korban, diberikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp5 juta, yang langsung diserahkan kepada keluarganya. Sebaliknya untuk korban luka-luka, mendapatkan bantuan dengan nilai bervariasi mulai dari Rp2.500 ribu.

Sekjen Kemenag RI, M. Nur Kholis Setiawan, dalam sambutannya mengaku berduka atas bencana gempabumi yang terjadi di Maluku, khususnya di wilayah Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Dari bencana tersebut, terdata ada puluhan ASN Kemenag RI yang terdampak bencana, serta kerusakan sarana dan prasarana bangunan. Khususnya untuk bangunan yang dipantau langsung ke lapangan, jelas Sekjen, mencakup gedung Rektorat IAIN Ambon dan Kantor Kemenag Provinsi Maluku. Untuk perbaikannya, menurut Setiawan, bantuan akan disalurkan sebagai tindakan tanggapdarurat untuk penanganan di lapangan.

Sementara untuk perbaikan permanen, maka akan dianggarkan lewat kebijakan Kemenag, sesuai mekanisme penanganan terdampak bencana alam. Ia berharap, seluruh pihak ASN Kemenag RI yang terdampak bencana tetap sabar dalam menghadapi ujian tersebut. Sebab, kata dia, tak ada satupun makhluk di muka bumi, yang bebas dari ujian.

Sementara soal dana Tali Asih Kemenag RI, Setiawan mengaku bersumber dari dana sumbangan sukarela dari seluruh ASN Kemenag RI di Indonesia. Dana tersebut telah dikumpulkan sejak terjadinya bencana alam di NTB dan Palu. Saat itu, dana yang dikumpulkan mencapai Rp30 miliar. Kemudian, anggaran yang sudah dikumpulkan itu, diserahkan kepada korban terdampak bencana di NTB dan Palu, yang sisanya diserahkan kepada korban terdampak bencana di Maluku.

Usai menyerahkan bantuan kepada keluarga korban terdampak bencana, Sekjen didampingi Kepala Biro (Kabiro) Umum Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, H.Syafrizal, Rektor IAIN Ambon Dr. Hasbollah Toisuta, Rektor IAKN Dr. Agusthina Ch. Kakiay, Kakanwil Provinsi Maluku Fesal Musaad, Kabiro AUAK IAIN Ambon, Dr. Marwan Razak, beserta sejumlah staf Kemenag lainnya, mengunjungi Kantor Kemenag Maluku di Tantui, Kantor IAIN Ambon dan kunjungan ke IAKN Ambon. (WHL)

------ ======================

Berita Populer

To Top