Ambonesia

LP2M IAIN Ambon Gelar Pembekalan Mahasiswa Kukerta

RAKYATMALUKU.COM – LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menggelar pembekalan kepada mahasiswa yang hendak mengadakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta).

Pembekalan mahasiswa Kukerta Reguler Angkatan II Tahun 2019 yang mengusung tema “Memperkuat Kesadaran Kebencanaan dalam Konteks Iman, Ilmu dan Amal Shaleh”, digelr di Ruang GOR IAIN Ambon, Selasa, 15 Oktober 2019.

Ketua LP2M IAIN Ambon, Dr. Ismail Tuanany dalam sambutannya mewakili Rektor IAIN Ambon menjelaskan, pembekalan merupakan suatu tradisi untuk memulai kegiatan Kukerta. Sebab, pembekalan disadari sebagai ruang untuk menguatkan kembali teori-teori yang sudah diterima mahasiswa di ruang kelas, untuk kiranya dapat diterapkan di lapangan saat mahasiswa mengikuti Kukerta.

Selain menjelaskan pentingnya dilakukan pembekalan, Ismail juga menegaskan, pembekalan sebagai tahapan awal dari pelaksanaan kegiatan, selain rangkaian proses yang sudah dilakukan secara administrasi oleh penyelenggara. Kiranya, lewat pembekalan ini, para mahasiswa yang akan ikut Kukerta dapat membuat peta program yang akan dikerjakannya nanti.

Ismail menekankan, kegiatan Kukerta IAIN Ambon lebih difokuskan pada pembinaan mental dan spritual. Di mana, perbandingannya dengan kegiatan fisik hanya 80 berbanding 20 persen. Kegiatan fisik selama Kukerta 20 persen, dan 80 persen harus difokuskan kepada pembinaan mental dan spritual masyarakat.

Mahasiswa selama Kukerta, jelas Ismail, harus menjadi agent untuk mengembangan potensi sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat. Misalnya, penguatan kepada perangkat desa dalam hal pengelolaan dana desa. Melakukan pembinaan akhlak masyarakat yang berbasis spritual keagamaan, yang selaras dengan tema kegiatan.

Sementara Koordinator Kukerta, Dr. Moh. Rahamyantel, dalam laporannya menyebutkan, Kukerta akan diadakan selama kurang lebih tiga bulan ke depan, yang diawali dengan pembekalan tersebut. Kegiatan Kukerta Tahun 2019 diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Syariah-Ekonomi Islam, dan Fakultas Ushuluddin-Dakwah sesuai data masing-masing fakultas berjumlah 401 orang. Hingga pelaksanaan kegiatan kemarin, yang baru mendaftar ulang ke panitia sebanyak 387 orang.

Kukerta tahun ini dilaksanakan dengan tawaran lokasi mencakup wilayah Kota Ambon, Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru dan Bursel, serta Kota Tual.

Rahamyantel menegaskan, mahasiswa yang menjadi peserta Kukerta ini telah melewati prosedur seleksi yang ketat di semua tingkat, mulai dari fakultas, Ma’had hingga tingkat institut. Setiap mahasiswa dikoreksi secara ketat, baik bukti pembayaran SPP, bukti kelulusan mengaji dari Pesantren kampus, hingga wajib memiliki IPK dari fakultas yang sesuai standar di kampus tersebut.

Ia berharap, setelah para mahasiswa ini berada di lokasi Kukerta, dapat melakukan penyesuaian dengan masyarakat untuk memaksimalkan kegiatannya. Lebih penting, Rahanyamtel kembali menekankan, fokus kegiatan dipadatkan kepada program pembinaan mental dan spritual. (WHL)

|| Baca edisi pagi Harian Rakyat Maluku, dan terus ikuti perkembangan informasi update rakyatmaluku.com

------ ======================

Berita Populer

To Top