Ambonesia

Terpilih Aklamasi, John Ruhulessin Pimpin PMI Maluku

Rakyatmaluku.com – PENDETA John Ruhulessin dipercayakan oleh delapan cabang kabupaten/kota Palang Merah Indonesia, yang hadir dalam kegiatan Musyawarah Luar Biasa (Muslub), pemilihan Ketua PMI Daerah Maluku, yang digelar di Hotel Everbright, Kota Ambon, Minggu, 13 Oktober 2019.

Muslub PMI Maluku digelar setelah terjadi kekosongan pimpinan sejak Tahun 2016 lalu, yang dihadiri oleh Pengurus Bidang Organisasi PMI Pusat, Sasongko Tejo, dan Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, H. Muhammad Muas, SH.

Pengurus Bidang Organisasi PMI Pusat Sasongko Tejo, dalam sambutannya menjelaskan, Muslub ini perlu dilakukan guna mengatasi kekosongan dalam organisasi. Sebab, ketika terjadi kekosongan pimpinan, maka PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang membantu pemerintah untuk kerja-kerja sosial, tidak dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal. Selain itu, untuk menyambut pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) PMI, yang akan digelar beberapa bulan ke depan, dengan melibatkan seluruh pimpinan daerah dan cabang se-Indonesia. Pasalnya, dari seluruh PMI daerah di Indonesia, hanya PMI Maluku yang masih pincang kepengurusannya, sehingga Muslub perlu dilakukan sesuai amanat AD/ART PMI.

Sasongko mengaku, untuk mengurus PMI memang gampang-gampang susah. “Semua pengurus ada plus-minusnya.” Lebih pentingnya itu, setiap orang harus memahami, bahwa PMI merupakan organisasi kemanusiaan. Setiap negara di dunia, memiliki Palang Merah atau Bulan Sabit Merah. Dan, Palang Merah bekerja untuk membantu pemerintah, sebaliknya, pemerintah akan memfasilitasi Palang Merah, termasuk di Indonesia. “Mudah-mudahan dengan musyawarah ini, semua segera membaik. Dan lebih baik lagi di masa mendatang,” pesan Sasongko, mengakhiri sambutannya.

Sementara Asisten II Sekda Maluku, Frona Koedoeboen, ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku, Murad Ismail, menandaskan, Muslub PMI Maluku ini, sebagai bentuk komitmen untuk memaksimalkan kerja organisasi, sekaligus realisasi tugas PMI di lapangan sebagai organisasi kemanusiaan. Apalagi, Maluku akhir-akhir ini sedang dilanda bencana alam, sehingga kehadiran PMI tentu sangat diharapkan. PMI sudah dikenal dalam kerja-kerja kemanusiaan, sehingga, Muslub untuk mengoptimalkan kembali keberadaan PMI di Maluku, perlu dilakukan. “Siapapun yang terpilih, mampu membangun koordinasi dengan semua instansi terkait, sehingga PMI kembali maksimal dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di Maluku,” tulis Gubernur, yang dibacakan Frona.

Menurut dia, Pemda Maluku memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan PMI. Baik nantinya dalam pengelolaan organisasi dengan prinsif gerakannya, maupun saat bertugas di lapangan ketika membantu masyarakat yang tertimpa bencana alam. (WHL)
|| Berita berita di edisi pagi Harian Rakyat Maluku, dan terus ikuti perkembangan informasi update rakyatmaluku.com

------ ======================

Berita Populer

To Top