Daerah

Warga Ariate Ancam Tanam Pohon di Jalan Raya

RAKYATMALUKU.COM – WARGA Desa Ariate, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku mengancam akan menanam batang pohon dan anakan kelapa di sepanjang ruas jalan penghubung Ariate-Piru.

Ancaman dilayangkan warga, sebagai bentuk protes dalam menagih janji bohong Pemerintah Kabupaten SBB untuk membuat jembatan penghubung Ariate-Piru, yang sudah lebih dari 6 bulan belum juga direalisasikan. Padahal, sejumlah pihak telah melakukan pendataan terhadap kerusakan jembatan itu, namun, belum juga dibuat jembatan permanen. Jembatan yang ada saat ini, dibangun swadaya oleh warga setempat. Dari pemerintah SBB, hanya tinggal janji kosong.

Kesal dengan janji bohong Pemkab Seram Bagian Barat, terutama Dinas Pekerjaan Umum SBB, warga lalu melakukan pemalangan jalan. Jalan dipalang dengan menggunakan batang pohon kelapa, serta kayu papan dan lok. Aksi palang jalan tersebut dibuka setelah ada kesepakatan bersama dengan pihak Polsek setempat. Namun, apabila Pemkab SBB tidak segera membuat jembatan permanen seperti dikeluhkan, maka dalam waktu dekat, warga akan kembali palang jalan.

Warga mengancam akan menanam batang dan anakan kelapa di sepanjang jalan tersebut, kalau jembatan yang dijanjikan pemerintah daerah, tidak segera direalisasikan. “Ini merupakan kesalahan dari Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) baik provinsi maupun kabupaten yang sangat tidak serius menanggapi masalah ini. Sehingga mengorbankan masyarakat di Kecamatan Huamual,” kesal Raja Ariate, Beny Suripaty, yang disampaikan kepada rakyatmaluku.com, Minggu, 27 Oktober 2019.

Seperti diketahui, ruas jalan penghubung Ariate-Piru dipalang warga pada Sabtu, 26 Oktober 2019. Akibatnya, kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas. Bhabikamtibmas Ariate, Brikpol Rikson Siwalete, yang mengetahui kejadian ini langsung melaporkannya kepada Polsek Laala. Hasil koordinasi bersama warga, akhirnya material penghalang jalan dipindahkan, dan arus lalulintas kembali lancar seperti biasa.

Atas kejadian ini, warga mengancam akan kembali melakukan pemalangan jalan bahkan lebih ekstrim dari yang sudah dilakukan kemarin. (SBB-1)

|| Baca edisi pagi Harian Rakyat Maluku, dan terus ikuti perkembangan informasi update rakyatmaluku.com

------ ======================

Berita Populer

To Top