NEWS UPDATE

Dari Aksi Kapolda Pakai Jetsky Arungi Banda-Tual

Tujuh Jam Perjalanan Hingga Dikasihani Anggota

Laporan: JUFRI SUAT | Tual

Kepala Kepolisian Daerah Maluku (Kapolda) Irjen Pol Royke Lumowa, kembali beraksi. Sang Jenderal yang sudah berumur lebih dari setengah abad itu kembali menggunakan jetsky melewati lautan bebas dari Banda Naira Maluku Tengah menuju Kota Tual kepulauan Kei, Selasa, 26 November.

Aksi Kapolda Maluku dengan jetskynya itu dalam rangka patroli jarak jauh guna mengunjungi Kawasan Strategis Nasional Tertentu (KSNT) di Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT).
Lumowa di kawal Polairud Polda Maluku sementara itu Kapolres Malra, AKBP, Indra Fadillah Siregar, menumpangi speedboat milik Angkatan Laut dan menyambangi rombongan Kapolda ketika memasuki perairan Tual.

Kurang lebih tujuh jam perjalanan dari Banda Naira menuju Kota Tual. Kapolda sempat menyinggahi Desa Kur dan berdialog dengan warga setempat. Tak lama di tempat ini, pria dengan dua bintang di pundaknya ini kembali melanjutkan perjalanan menerebos cuaca yang kurang bersahabat. Hujan deras menyebabkan uniform Brimob Polda Maluku yang digunakan basah. Bahkan, saat tiba di Pelabuhan Yos Soedarso Tual, Kapolda masih terlihat kuyup.
Dengan senyum yang khas, Kapolda terlihat tampak bugar saat disambut tarian adat Kei dan dilanjutkan dengan pengalungan bunga.

“Perjalanan dengan jetsky ini saya lakukan untuk memotivasi dan menularkan semangat kepada seluruh jajaran saya, termasuk masyarakat Maluku, bahwa daerah kita ini 93 persennya dikelilingi oleh laut, untuk itu kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikannya demi anak cucu kita kedepan,” ujar Kapolda kepada awak media.

Kapolda mengisahkan, perjalanan dimulai dari Ambon ke Banda menggunakan speed boat, alasannya Ambon- Banda sudah pernah ia lewati dengan jetsky, nantinya perjalanan menggunakan jetsky di mulai dari Banda menuju Tual.

“Star perjalanan dari Banda pagi hari jam 07.00 dalam perjalanan semua lancar, lautnya cukup bersahabat, cuman panas karena terik matahari, dan luar biasa sekali karena saya disambut puluhan ikan lumba-lumba dan hujan deras saat masuk pintu Tual, anggota yang mengawal saya mungkin kasihan minta gantian tapi saya menolak,” beber Kapolda.
Kapolda mengaku, usai Banda-Tual, dia akan melanjutkan perjalanan menggunakan jetsky menuju Saumlaki-Tanimbar-Moa-Pulau Wetar hingga ke Lirang, dan berbalik lagi finihs di Moa. “Sampai ke Moa tetap pake jetsky, nanti dari Moa baru balik naik pesawat ke Ambon,” tambahnya.

Kapolda menyampaikan, perjalanan menggunakan kapal Pelni ke Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, (Malra) sudah pernah dilakukan, namun ia berkeinginan untuk menggunakan kendaraan yang spektakuler dan cepat sampai dan berkesempatan untuk bisa leluasa singgah di setiap pulau-pulau terluar.

“Saya coba gunakan jetsky dengan menempuh jarak-jarak pendek Masohi, Ambon, Tulehu, keliling pulau Ambon, kemudian Ambon, Banda, semua sudah ok, baru hari ini saya tempuh jarak panjang Banda-Tual, tadi sempat menyambangi Pulau Kur saya berbincang dengan warga mendengar keluhan mereka yang minta perhatian karena mereka tinggal di pulau-pulau terluar dasn tidak mendapatkan perhatian,” beber Lumowa.

Hadir pada acara penjemputan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Mewakili Bupati Malra, Asisten 1 Bidang Pemerintahan. Hi. Abdul Hamid Ingratubun, Asisten I Kota Tual Moksen Renwarin S.Sos, Danlanal Tual Kolonel Laut, (P) I Gustu Putu Wisnawa, M.Tr Hanla, Dandim 1503 Tual Letkol Arh. Yoyo Karyo, S.Ip M.Tr Hanla. Dansatpom Lanud Dumatubun Kapten Pom Danang Hermanto, Komandan Brimob dan Para Pimpinan OPD setempat. (*).

 

------ ======================

Berita Populer

To Top