Kongres GMNI XXI

GMNI Dorong UU Kepulauan

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Mantan Ketua Umum DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Maluku Muhammad Nawawi Namsa, yang juga anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dari fraksi PPP, meminta hasil Kongres XXI Kemaritiman GMNI nanti dapat melahirkan satu keputusan untuk mendorong terbentuknya Undang-Undang (UU) Provinsi Kepulauan.

Sebab, keberadaan UU Provinsi Kepulauan sangat dibutuhkan untuk payung hukum bagi pemerintah guna mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur di masing-masing provinsi kepuluan tertinggal.

“Tema dalam kongres kali ini tentang Kemaritiman, artinya GMNI sangat mendukung dan mendorong terbentuknya UU Provinsi Kepulauan. Apalagi kemarin Ketua Umum Persatuan Alumni (PA) GMNI Ahmad Basarah sempat menyinggung soal UU Kepulauan juga,” kata Muhammad Nawawi Namsa kepada koran ini, di arena kongres, Gedung Cristian Center Kota Ambon, Jumat, 29 November 2019.

Menurutnya, siapapun bakal calon yang akan terpilih sebagai ketua umum DPP GMNI Periode 2019-2021 nanti, wajib menindaklanjuti hasil keputusan kongres, terutama memperjuangkan UU Provinsi Kepulauan.

“Harapan kami selaku kader GMNI di Maluku kepada ketua umum terpilih nanti, harus menindaklanjuti hasil keputusan kongres, terutama menggolkan UU Provinsi Kepulauan di pemerintah pusat,” harap Namsa.

Terpisah, Ketua DPC GMNI Ambon Sujahri Somar, juga mengatakan hal senada. Menurutnya, melalui acara kongres kali ini, DPC GMNI Ambon akan mengajak seluruh dpc-dpc se-Indonesia serta ketua umum DPP GMNI terpilih nanti untuk bersama-sama mengawal rancangan UU Provinsi Kepulauan, yang sudah 15 tahun dinaikkan di prolegnas, namun belum dieksekusi oleh DPR RI maupun pemerintah pusat.

“Dalam pandangan politik pada sidang komisi nanti, saya selaku ketua DPC GMNI Ambon akan menyampaikan secara tegas tentang kebutuhan provinsi kepulauan, hakikatnya adalah konektifitas antar pulau serta pengelolaan SDA yang lebih baik di darat maupun di laut demi kesejahteraan masyarakat banyak,” tegasnya. (*)

------ ======================

Berita Populer

To Top