Lintas Daerah

Ketua PMI Maluku Lantik Pengurus PMI Aru

RAKYATMALUKU.COM – ARU,– Ketua Daerah Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku, John Chr Ruhulessin, secara resmi melantik Ananias Djonler sebagai Ketua Cabang PMI Kabupaten Aru, dan pengurusnya. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Aru, Selasa, 18 November 2019.

John dalam sambutannya menjelaskan, pelantikan ini dilaksanakan setelah PMI Aru memiliki badan pengurus yang lengkap. Selama ini, PMI Aru mengalami kefakuman pengurus, sehingga dengan adanya pelantikan tersebut, maka PMI Aru akan kembali melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai organisasi kemanusiaan secara normal. “Pelantikan ini merupakan momentum pengukuhan komitmen dan tekad Pengurus PMI untuk mendayagunakan segenap potensi yang dimiliki, guna didedikasikan dalam rangka mewujudkan program organisasi, terutama dalam menjalakan tugas-tugas kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat secara umum dan terkhusus Kabupaten Kepulauan Aru.”

Ia menjelaskan, PMI berdiri berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1950 dan Nomor 246 Tahun 1963 tentang Perhimpunan Palang Merah Indonesia serta UU Kepalangmerahan Nomor 1 Tahun 2018, menandakan organisasi yang selanjutnya disebut PMI adalah suatu Organisasi Nasional, yang berdiri atas azas perikemanusiaan dan atas dasar sukarela. “PMI sebagai organisasi kemanusiaan ini didirikan untuk membantu tugas pemerintah, dengan tujuan meringankan penderitaan sesama manusia yang disebabkan oleh bencana dan kerentanan lainnya, dengan tidak membedakan agama, suku, bahasa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.”

Lewat tujuan itu, John menegaskan, PMI yang telah memasuki usia ke 74 tahun pada 17 September 2016 lalu, berupaya untuk membangun citra yang lebih baik lagi dalam memberian pelayanan kepada masyarakat. “Tak dapat dipungkiri dalam pelayanan kemanusiaan, PMI masih banyak terbentur kendala yang dihadapi, baik pengurus, staf maupun relawan, serta anggaran PMI yang masih berharap pada dana hibah Pemda serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.”

Lebih jauh, John menyebutkan, sampai kini masih banyak pihak yang belum memahami prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. “Kemanusian, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan. Dengan mengedepankan prinsip netralitas dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat. Merujuk tema tahunan PMI yaitu “Indonesia Maju PMI Bisa“, PMI saat ini diharapkan dapat menjadi organisasi yang profesional cepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tentunya harus ditunjang dengan sumber daya manusia yang handal dalam organisasi,” jelas John.

Ia menambahkan, selain peningkatan pelayanan, Palang Merah Indonesia juga di tuntut untuk focus pada tugas-tugas social lainnya serta dapat memberikan warna yang baik kepada masyarakat sebagai wujud implementasi kegiatan kepalangmerahan, melalui kegiatankegiatan pembinaan karakter kepada generasi muda dalam hal ini kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR). “Generasi muda dan kalangan remaja menjadi penggerak mesin roda organisasi PMI. Mereka menjadi basis terdepan terlaksananya kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Mulai dari perekrutan Relawan, Pelatihan dan menjadi diseminator untuk menyebarkan nilai-nilai kepalangmerahan, menjadi penyuluh bagi rekan sebaya serta dapat memberikan mensosialisasikan bagaimana mencegah penularan penyakit HIV dan AIDS, serta Pelayanan bencana (kesiapsiagaan dan mitgasi bencana). PMI juga mengajak seluruh generasi muda untuk terus peduli dengan melakukan aksi-aksi kemanusiaan. Aksi kemanusiaan dapat diwujudkan di antaranya dalam penanganan bencana, masalah kesehatan dan donor darah serta Donor Darah Siswa atau Doras,” urai John. (*)

------ ======================

Berita Populer

To Top