Kongres GMNI XXI

Imanuel – Somar Ketum & Sekjen DPP GMNI

MANTAN Ketua DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bidang Organisasi Periode 2017-2019, Imanuel Cahyadi, dan Ketua Cabang GMNI Ambon, Sujahri Somar, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GMNI Periode 2019-2022, dalam Kongres XXI Kemaritiman GMNI, yang berlangsung di Gedung Kristian Center Kota Ambon, Selasa, 3 Desember 2019.

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Mantan Ketua DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bidang Organisasi Periode 2017-2019, Imanuel Cahyadi, dan Ketua Cabang GMNI Ambon, Sujahri Somar, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GMNI Periode 2019-2022, dalam Kongres XXI Kemaritiman GMNI, yang berlangsung di Gedung Kristian Center Kota Ambon, Selasa, 3 Desember 2019.

Ketum DPP GMNI terpilih, Imanuel Cahyadi, kepada koran ini mengatakan, visinya kedepan adalah mewujudkan GMNI yang memenangkan zaman. Sedangkan misinya adalah menjadikan GMNI sebagai garda terdepan untuk menangkal pemikiran radikalisme yang anti pancasila, pembaruan gerakan melalui penguatan fungsi-fungsi struktur organisasi yang efektif, inovatif dan Modern.

Selain itu, lanjut Imanuel, menciptakan kader yang mumpuni sesuai tuntutan zaman melalui penguatan materi kaderisasi, dan menciptakan kader-kader yang mampu menyikapi isu-isu nasional secara kritis dan bijaksana, serta siap mengabdi bagi bangsa dan negara.

“Semua visi misi ini untuk mewujudkan Tri Mantap, yakni Mantap Ideologi, Mantap Kaderisasi, dan Mantap Organisasi,” tandas Imanuel, dalam acara penutupan Kongres XXI Kemaritiman GMNI bertemakan ‘Mempertegas Posisi Kedaulatan Maritim Indonesia Untuk Kepentingan Nasional Berbasis Kepulauan Berdasarkan Pancasil’.

Ia pun memaparkan tujuh program unggulannya untuk membawa masa depan kader-kader GMNI yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara. Pertama, menyelenggarakan Grand Lokakarya Kaderisasi Nasional dalam rangka menyempurnakan sistem kaderisasi, silabus kaderisasi, buku ajar kaderisasi dan sistem diklat guru kader gmni.

Kedua, membentuk Badan Pengkaderan Nasional, Badan Penelitian dan Pengembangan Nasional, Badan Pengembangan Kewirausahaan dan Badan Verifikasi Organisasi. Ketiga, menyelenggarakan pelatihan vokasional terpadu terkait entrepreneurship, jurnalistik, startup, digital marketing, database administration (DBA), Web Developper, dan pelatihan menulis.

Keempat, digitalisasi database terpadu dan terintegrasi berbasis web dan aplikasi serta mendorong berkembangnya cabang dan jumlah cabang, serta menilai kinerja cabang-cabang secara berkala. Kelima, pembentukan unit-unit usaha ril organisasi dalam rangka mewadahi jiwa-jiwa entrepreneurship dari kader-kader GMNI serta membangun Budaya mandiri ekonomi (berdikari).

Keenam, diskusi rutin bulanan DPP GMNI dalam rangka menyikapi isu nasional dan problematika bangsa. Dan ketujuh, membuat media berita online dalam rangka turut serta menciptakan distribusi berita dan informasi yang proporsional berbasis data dan fakta, serta turut dalam menyebarkan berita-berita anti radikalisme dan melawan peredaran berita hoax di dunia maya.

“Bung Karno pernah berkata, jangan mengeluh karena mengeluh adalah tanda kelemahan jiwa. Bagiku segala keterbatasan seorang manusia dapat diatasi dengan seberapa kuat tekadnya, seberapa besar semangatnya dan sebagaimana dia bermanfaat bagi manusia dan semesta,” ungkap Imanuel.

“Bersama-sama kita pasti bisa. Kita bangun kader-kader GMNI yang progresif dan revolusioner, bangsa yang dipikirkannya, rakyat yang diperiuangkannya. Inilah Trilogi GMNI dariku, kita harus berpikir melampaui zaman, kita harus berjuang merebut kemenangan, dan pada akhirnya ini semua hanya pengabdian, Merdeka!,” tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Sekjen DPP GMNI terpilih, Sujahri Somar, mengatakan, DPP GMNI kedepannya akan membantu pemerintah daerah dalam hal ini delapan provinsi kepulauan untuk bersama-sama mengawal dan memperjuangkan rancangan UU Provinsi Kepulauan, yang sudah 15 tahun dinaikkan di prolegnas, namun belum dieksekusi oleh DPR RI maupun pemerintah pusat.

“Dalam sidang komisi politik pada acara kongres ini, saya selaku ketua DPC GMNI Ambon telah menyampaikan secara tegas tentang kebutuhan provinsi kepulauan, hakikatnya adalah konektifitas antar pulau serta pengelolaan SDA yang lebih baik di darat maupun di laut. Dan semua ini akan kami (DPP) perjuangan demi kesejahteraan masyarakat banyak,” tegasnya.

Untuk diketahui, Imanuel Cahyadi dan Sujahri Somar resmi ditetapkan sebagai Ketum dan Sekjen DPP GMNI Periode 2019-2022, oleh pimpinan sidang tetap dalam Sidang Pleno IX, yang terdiri dari Alberthus Y.R Pormes (Ambon) selaku ketua, Paselmen (Tapanuli Utara) selaku sekertaris, dan Raymond Gabriel Yekwam (Sorong) selaku wakil Ketua. Dimana peserta kongres yang hadir terdiri dari 72 DPC definitif, 7 DPD definitif, 16 DPC carteker dan 2 DPD carteker.

Dan acara penutupan Kongres XXI Kemaritiman GMNI bertemakan ‘Mempertegas Posisi Kedaulatan Maritim Indonesia Untuk Kepentingan Nasional Berbasis Kepulauan Berdasarkan Pancasil’, itu resmi ditutup oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, yang berlangsung di Gedung Kristian Center Kota Ambon, Selasa, 3 Desember 2019. (RIO)

 

------ ======================

Berita Populer

To Top