ADVETORIAL

Sambut Hari Ibu, PKK Maluku Gelar Beragam Lomba

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Menyambut Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 91 yang jatuh pada 22 Desember 2019, sejumlah kegiatan dilaksanakan Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Maluku.

Kegiatan yang dilaksanakan secara meriah dalam menyambut hari ibu tersebut adalah, lomba masak makanan tradisional ‘kuah ikan kuning’ khas Maluku yang di ikuti isteri-isteri Kepolisian, TNI, Kejaksaan dan juga pihak provinsi Maluku.

Selain kegiatan lomba masak, Sabtu 7 Desember 2019, PKK Provinsi Maluku Bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDO) melaksanakan kegiatan jalan santai melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, Kejaksaan dan Lembaga kementerian lainnya serta masyarakat di Kota Ambon. Kegiatan jalan santai yang resmi dilepas Gubernur Maluku Murad Ismail tersebut, di depan Gong Perdamainan Dunia.

Usai jalan santai dan pembagian doorprize Ketua Tim Penggerak PPK Provinsi Maluku, Ketua Bhayangkari Polda Maluku, Ketua Persit Chandra Kirana Pangdam XVI Pattimura, organisasi Perempuan dan Forum Pemuda Maluku Bisa (FPMB) bergerak menuju panti sosial Tresna Werdha (Ina-Kaka) dibilangan Passo, Kota Ambon.

Kegiatan Bhakti Sosial berupa pembagian sembako tersebut sebagai bentuk syukur dan ucapan terimakasih kepada para orang tua (lansia) yang menempati tempat penampuangan lansia tersebut.

Dalam kegiatan Bhakti Sosial Tim PKK Provinsi Maluku, derai Air Mata Widya Ismail tak henti-hentinya mengalir. Para lansia yang begitu antuasias menunggu kehadiran rombongan PKK tersebut, mampu membuat pipi Gubernur Maluku basah karena tak sanggup penahan air mata.

Widya mengaku, cukup senang bisa hadir untuk ketiga kalinya di Panti Sosial Ina-Kaka dan berbagai kebahagiaan Bersama para lanjut usia (Lansia). Selain penuh kebahagiaan dan kekeluargaan, Widya juga mendoakan para orang tua (Oma – Opa) tersebut kesehatan mereka harus tetap dijaga. Saya (Widya) juga meminta doa agar dari oma-opa agar saya dan pak gubernur Maluku bisa kembali lagi ke sini dan bertemu oma-opa.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk terimakasih dan ucapan rasa sykur tak terhingga atas kasih dan cinta para setiap ibu (orang) tua yang membesarkan anak-anak mereka dengan dedikasi dan pengorbanan yang tulus. Meski kegiatan tersebut hanya sebagai symbol dalam perayaan PHI 2019, namun makna cinta dan kasih sayang orang tua sebagai lentera yang tak henti-hentinya menerangi kehidupan para anak.

Usai melakukan penyerahan bantuan secara simbolis, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Widya Ismail Bersama rombongan mengajak para lansia untuk melantunkan lagu “Sio Mama’.

Sebuah lagu yang merefleksikan ketulusan seorang ibu. Tak hanya sampai di situ, Widya juga mengajak para orang tua penghuni panti social tersebut untuk ‘joget bersama. WIdya mengajak agar anak muda bisa memberikan perhatian lebih kepada para lansia yang merindukan teman dan hiburan, para ibu harus menjadi istimewa di mata anak-anaknya.

Karena kita yang berada disini adalah hasil didikan dan kasih sayang seorang ibu, untuk itu semua ibu harus mendapatkan dharma bakti yang tak terhingga dari anak-anak mereka setiap waktu, tidak hanya pada perayaan hari ibu. Karena kontribusi seorang ibu begitu besar bagi anak-anak. Widya juga merincikan kegiatan penyambutan PHI 2019 kepada wartawan usai meninggalkan ruangan serba guna Ina Kaka. Widya mengaku jika bhakti social tersebut merupakan rangkaian dari sejumlah kegiatan lainnya dalam memperingati hari ibu tahun 2019 di provinsi Maluku.(SAH/ADV)

------ ======================

Berita Populer

To Top