KOTA AMBON

Walikota Serahkan Piala Bergilir ke LASQI Maluku

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy secara resmi menyerahkan piala bergilir juara umum Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Nasional ke – 24 Tahun 2019 yang direbut para kafilah kepada Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Provinsi Maluku.

Sebelumnya, piala bergilir tersebut sempat menginap di Pemerintah Kota Ambon pasca diserahkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LASQI, Tarmizi Tohor dalam penutupan kegiatan Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Nasional ke-24 Tahun 2019 yang berlangsung di Lapangan Tahapary Tantui 29 November pekan kemarin.

Penyerahan piala bergilir oleh pemerintah Kota Ambon kepada DPW LASQI Provinsi Maluku itu baru berlangsung pada Sabtu, 30 November 2019 oleh Walikota Ambon dan diterima langsung oleh pengurus LASQI Provinsi Maluku.

Terlepas dari Pemerintah Kota Ambon, penyerahan piala tersebut akan dilanjutkan oleh DPW LASQI Maluku Pemerintah Provinsi Maluku untuk disimpan selama setahun kedepan hingga perhelatan event Pemilihan Duta Qasidah ke-25 tahun 2020 digelar Provinsi Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Walikota mengapresiasi segala upaya yang telah dicapai oleh para kafilah dari LASQI Provinsi Maluku yang telah mengukir dengan tinta emas dalam perjalanan festival pemilihan duta-duta Qasidah secara nasional di Indonesia yang untuk pertama kalinya Maluku mendapat juara umum.

“Jelas, ini kebanggaan buat seluruh masyarakat Maluku, kota Ambon dan seluruh Kabupaten/Kota penyumbang anggota kafilah yang telah berjuang meraih hasil terbaik,” ujar Walikota.

Kata Walikota, dari awal memang pihaknya telah memprediksi bahwa ada kemungkinan besar Maluku meraih juara umum dan akhirnya itu terbukti. Hal tersebut dikarenakan, persiapan materi yang ditampilkan dan proses seleksi dijalani semua berjalan baik.

Kerjasama yang harmonis diantara satu dengan lainnya juga baik hingga akhirnya prestasi diraih. Bukti lain, tidak ada satupun kontingen yang mengkomplain, tapi semua memberi apresiasi dan pengakuan bahwa Maluku pantas juara karena semua penampilan bagus dan teruji.

Menurutnya, ini prestasi yang membanggakan bagi rakyat Maluku. Seluruh penyelenggaraan ada pada pemerintah kota (Pemkot) walau event nasional. Hanya orang yang berlatih dengan sungguh-sungguh pada waktunya akan mendapat hasil maksimal, sebaliknya pun demikian. “Kita juara bukan karena kita hebat, tapi kita berlatih jauh lebih baik dari kontingen lain,” terangnya.

Kedepan, prestasi tersebut harus dipertahankan, karena nanti akan jauh lebih sulit. Maka harus ditunjang dengan terus berlatih tiada henti, jika tak ingin juara umum terbang ke daerah lain. “Soal bonus, jangan lihat dari besarnya, sebab tak akan cukup. Tapi lihat bagaimana respek, apresiasi pemerintah bagi saudara-saudara,” serunya. (*)

------ ======================

Berita Populer

To Top