NASIONAL

Peradi Ambon Dukung Islah 3 Kubu Peradi

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Ambon mendukung penuh langkah islah tiga kubu Peradi, yang telah menandatangani surat pernyataaan bersama menjadi satu organisasi Advokat Tunggal di Indonesia, yang berlangsung di Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.

Tiga kubu itu, Peradi yang dipimpin Fauzie Yusuf Hasibuan, Peradi ‘Rumah Bersama Advokat’ yang dipimpin Luhut M.P. Pangaribuan, dan Peradi ‘Suara Advokat Indonesia’ yang dipimpin Juniver Girsang.

Menurut Ketua DPC Peradi Ambon, Dr. Fahri Bachmid, S.H.,M.H, bersatunya kembali Peradi dari masing-masing kubu itu sangat positif dan prospektif, untuk memajukan organisasi advokat Indonesia kedepan, kearah yang lebih baik dan maju. Dan islahnya tiga kubu Peradi itu, menjadi titik tolak historis dan penting untuk menyelesaikan berbagai kendala yang menghambat selama ini.

“Segala spirit itikad baik maupun suatu ikhtiar yang serius, yang dilakukan oleh para ketua umum organisasi Peradi beserta unsur-unsurnya, yang terpecah selama lima tahun ini, harus dipandang sebagai suatu kemajuan dan langkah yang konstruktif dan futuristik. Olehnya itu, DPC Peradi Ambon mendukung penuh islah tiga kubu Peradi ini,” ujar Fahri, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Februari 2020.

Dikatakan Fahri, hal positif lainnya dari islahnya tiga Peradi ini adalah adanya “Political Will” dari pemerintah yang difasilitasi oleh Menkopolhukam Moh. Mahfud MD dan Menkum HAM Yassona H. Laoly.

Prinsip dasar yang melatar belakangi inisiatif pemerintah melalui Menkopolhukam Mahfud MD, dengan narasinya bahwa negara dan pemerintah merasa rugi apabila Organisasi Advokat yang terbesar ini pecah. Akibatnya, pemerintah akan kekurangan pertner untuk menyelesaikan masalah-masalah hukum.

Sementara disisi yang lain, kata Fahri, dunia peradilan atau lembaga peradilan akan lebih tertib bila Peradi dapat bersatu kembali, sehingga bisa menghasilkan advokat -advokat yang handal dan profesional.

“Maka saya berpendapat bahwa ini harus dilihat dalam konteks kepentingan nasional yang jauh lebih besar dan holistik. Ini hakekatnya demi kepentingan bangsa dan negara untuk bersatunya Peradi, karena Peradi adalah satu-satunya Organisasi Advokat yang dibentuk berdasarkan UU No 18 Tahun 2003 Tentang Advokat, dan menjalankan kewenangan konstitusional sesuai UU Advokat,” terang Fahri.

Dijelaskan, Peradi adalah organ negara milik bangsa dan negara, sehingga merupakan properti nasional. Dan semua unsur yang terlibat didalamnya haruslah berfikir sebagai negarawan, dan mengedepankan kepentingan publik, serta hilangkan semua egosentris yang ada.

Adanya tekad islah dari masing-masing Peradi, lanjut Fahri, sejatinya demi pembangunan hukum dan sistem hukum nasional yang berkelanjutan. Dan pada sisi yang lain maka bersatu dan solidnya Peradi akan menjadi jelas kedudukannya dalam sistem ketatanegaraan, dan lebih kontributif terhadap kehidupan konstitusionalisme dan demokrasi di indonesia.

Lebih lanjut Fahri mengatakan, langkah selanjutnya adalah derivatif dari ide besar islah dalam bentuk kegiatan aksi yang lebih teknis, seperti formulasi penyatuan beserta segala implikasi hukumnya yang timbul. Dan Munas bersama dalam membangun suatu sistem Organisasi Advokat yang dapat diterima sebagai konsekwensi dari penyatuan tiga kubu Peradi, dan hal-hal lainya yang dipandang perlu dan penting untuk diatur dalam rangka memastikan eksistensi Peradi.

“Dan ini tentunya akan diatur dan diformulasikam secara baik dan sistematis oleh tim teknis islah yang telah ditunjuk untuk kepentingan itu. Semoga cita-cita besar dan gagasan mulia ini dapat direalisir secara adil dan kredible demi persatuan Peradi,” harap Fahri.

Untuk diketahui, Peradi yang dipimpin Fauzie Yusuf Hasibuan, Peradi ‘Rumah Bersama Advokat’ yang dipimpin Luhut M.P. Pangaribuan, dan Peradi ‘Suara Advokat Indonesia’ yang dipimpin Juniver Girsang, sepakat islah dan menandatangani surat pernyataaan bersama untuk menyatukan Peradi sebagai Organisasi Advokat Tunggal di Indonesia. Kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Menkopolhukam Mahfud MD dan Menkumham Yassona H. Laoly. (ADV)

------ ======================

Berita Populer

To Top