ACT | AKSI CEPAT TANGGAP MALUKU

Sahabat Guru Indonesia Kembali Sapa Pendidik di Kota Ambon

Program Sahabat Guru Indonesia terus menyapa guru-guru prasejahtera di Nusantara. Kali ini, guru di Maluku yang mendapatkan biaya hidup dari Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Serah terima biaya hidup dari program Sahabat Guru Indonesia ke guru di Maluku. (ACTNews


ACTNews, AMBON – Global Zakat – ACT Maluku kembali memberikan apresiasi untuk guru-guru prasejahtera di Kota Ambon, Provinsi Maluku. Melalui program Sahabat Guru Indonesia, apresiasi berupa bantuan biaya hidup guru diberikan kepada 15 guru pada Rabu (5/1) lalu, di Yayasan Al-Madinah dan Yayasan Al-Hikmah desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Wahab Loilatu sebagai Kepala Cabang ACT Maluku menuturkan bahwa Sahabat Guru Indonesia hadir untuk mengapresiasi perjuangan guru-guru prasejahtera. Hal ini mengingat banyak juga guru yang tidak mendapatkan gaji yang selayaknya di tempat mereka. “Program Sahabat Guru Indonesia ini merupakan program untuk membantu guru-guru prasejahtera yang telah lama mengabdi dengan gaji yang rendah. Kami berharap dengan santunan ini, guru-guru penerima manfaat dapat lebih bahagia lagi dan lebih semangat lagi menjalankan aktivitas belajar mengajarnya,” ujar Wahab.

BERPOSE,- Tim ACT Maluku berpose dengan para guru dan siswa di Maluku.

Salah satu guru yang menerima biaya hidup dari program Sahabat Guru Indonesia yaitu Mirna. Sudah sepuluh tahun ia mengabdi di Yayasan Al-Madinah, Desa Batu Merah, Kota Ambon. Dari mengajar, Mirna mendapatkan gaji Rp.300.000,00 per bulan dan ia menerimanya setiap tiga bulan. Memang bukan gaji yang besar, tetapi ia tetap giat mengajar puluhan murid. Secara rutin, sekolah tempat ia mengajar sering memberikan bantuan dan mi instan. “Walaupun digaji dengan jumlah segitu, tidak menjadi persoalan buat saya. Kerena saya ingin anak-anak didik saya dapat meraih cita-cita dan sukses kedepan,” ungkap Mirna.

Ia bercerita sudah mengabdikan dirinya untuk Yayasan Al-Madinah sejak 2009 mengajar guru matematika hingga saat ini, dan ia harus menumpang tinggal di Yayasan Al-Madinah. Hal ini karena gajinya kini tidak menutupi biaya untuk menyewa tempat. Gajinya hanya ia prioritaskan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anaknya sekolah. Dengan hadirnya Sahabat Guru Indonesia, Mirna merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Global Zakat – ACT. “Saya dan para guru Yayasan Al-Madinah mengucapkan terima kasih untuk Global Zakat – ACT dan sahabat dermawan yang kembali datang memberikan santunan biaya hidup untuk kami. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan rezeki yang lebih untuk ACT dan para dermawan sekalian,” ujar Mirna

Bantuan hidup guru langsung diberikan oleh Wahab Loilatu. Tidak saja rasa bahagia dari guru-guru, tetapi siswa-siswi juga merasa bahagia melihat para guru kesayangan mereka mendapatakan santunan dari Global Zakat – ACT. “Katong mewakili para siswa-siswi Yayasan Al-Madinah Kota Ambon mengucapkan terima kasih kepada Global Zakat – ACT dan para dermawan telah memberikan bantuan biaya hidup guru untuk katong punya guru-guru,” ungkapan salah satu siswa Yayasan Al-Madinah.

Sebelumnya Sahabat Guru Indonesia juga sempat menyapa beberapa guru yang ada di Yayasan Al-Madinah. Global Zakat – ACT mengapresiasi belasan guru di sekolah itu pada Desember 2019 lalu. (ADV) | | Donasikan sumbangan anda dengan cara Klik DONASI ACT MALUKU

------ ======================

Berita Populer

To Top