ACT | AKSI CEPAT TANGGAP MALUKU

Gandeng Warga, ACT Maluku Galang Dana untuk Muslim New Delhi

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Maluku dan sejumlah Aliansi pemuda Provinsi Maluku dan Komunitas serta siswa di Kota Ambon menggelar aksi solidaritas peduli Muslim News Delhi India di Kota Ambon, Jumat, 6 Maret 2020. Aksi solidaritas berupa penggalangan dana ini dimulai dari Lapangan Galunggung hingga depan Masjid Raya Al-Fatah Kota Ambon.

| | | Salurkan Donasi Anda dengan cara Klik INDONESIA DERMAWAN

Branch Manager Maluku, Wahab Loilatu menjelaskan, aksi Solidaritas berupa penggalangan dana untuk korban konflik kemanusiaan yang terjadi di India ini, sebagian bagian dari sikap peduli masyarakat Indonesia khususnya di Maluku, Kota Ambon untuk membantu sesama. Di mana, sadar akan prinsif kemanusiaan sebagai warga Maluku yang pernah mengalami trauma dengan konflik kemanusiaan.

| Baca juga, Peluncuran Humanity Food Truck 3.0 dan 4.0

Lewat aksi ini pula, Wahab mengajak seluruh masyarakat di Maluku, termasuk pemerintah daerah, agar dapat bersama-sama membantu warga yang menjadi korban dalam bencana kemanusiaan di New Delhi, India. Sebagai warga Indonesia, Wahab mengutuk tindakan kekerasan yang terjadi di India. Selanjutnya, dari aksi penggalangan dana ini, akan dikumpulkan kemudian disalurkan kepada warga yang menjadi korban konflik kemanusiaan di India.

Ia berharap, kiranya konflik kemanusiaan yang menimpa warga Muslim di India dapat segera diatasi oleh pemerintah, termasuk juga oleh PBB. Sebab, konflik ini tergolong sadis dan tidak perlu ditiru oleh negara-negara minoritas berpenduduk Muslim.

| Baca juga, ACT dan Seniman Maluku Peduli Banjir Jabotabek

Aksi solidaritas ini melibatkan sebanyak 68 relawan dari berbagai Aliansi pemuda Maluku dan komunitas yang peduli terhadap korban pembantaian di India.

Salam Mony salah satu relawan MRI, yang ikut dalam aksi solidaritas ini berharap, pemerintah dan masyarakat umumnya di India, dapat kembali sadar dan menghentikan pembantaian terhadap kelompok minoritas Muslim di India. Sebab, ketika masalah ini terus terjadi, maka akan memicu protes dari masyarakat Muslim di dunia, termasuk di Maluku. “Semoga pemerintah dapat membuka tangan untuk menjawab problematika yang sedang dialami saudara Muslim kita di India,” singkat dia, berharap. (*)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top