KABUPATEN MALRA

Anggota DPRD Papua Bantu Mahasiswa Evav di Ambon

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Syamsudin Seknun harus merogek kocek pribadinya untuk meringankan beban ratusan mahasiswa asal Maluku Tenggara-Kota Tual yang sedang menuntut ilmu di Kota Ambon.

Rasa iba muncul setelah politisi asal Fraksi Nasdem itu melihat adanya aksi demostrasi yang dilakukan para mahasiswa Evav beberapa waktu lalu di kantor Gubernur Maluku dengan tuntutan meminta pemerintah agar dapat mempasilitasi pemulangan mereka ke daerah masing-masing.

“Mereka sudah tidak diperhatikan, sehingga kemudian saya selaku anak Kei, meski aktivitas dan kegiatan saya di Papua Barat, tapi saya berkewajiban untuk meringankan beban mereka. Kita juga pernah mengalami masa-masa sulit seperti itu,” tutur Seknun kepada Rakyat Maluku melalui sambungan telephone, Kamis 14 Mei 2020.

Menurut Seknun, para mahasiswa asal Evav yang sedang menuntut ilmu di sejumlah perguruan tinggi ternama di Kota Ambon juga terkena imbas pandemi Covid-19, sehingga mereka wajib diperhatikan pemerintah.

Apalagi dengan adanya penutupan akses transportasi dari dan menuju Tual-Malra tentu sangat mengganggu kebutuhan mahasiswa asal Evav di tanah rantau. Sebab dalam kondisi normal saja mereka kesulitan akses untuk mendapatkan kiriman dari sanak keluarga mereka, apalagi dalam kondisi yang tidak normal seperti sekarang. “Kalau di Tual dan Malra. Para politisi, birokrasi sudah mendistribusikan bantuan kepada masyarakatnya, tapi warga Evav yang sedang menuntut ilmu di tanah rantau juga harus diperhatikan,” kata Seknun.

Adapun paket bantuan yang dikirimkan kepada para mahasiswa terdiri dari beras, telor, gula minyal kelapa dan kebutuhan pokok lainnya.

Seknun berharap bantuan yang sudah dia salurkan tidak menjadi tendensi negatif, tetapi harus dijadikan satu motivasi untuk semua kalangan saing bahu-membahu meringankan beban para perantau asal Evav yang sedang kuliah di Ambon. “Tidak ada tendensi lain, mungkin ini langkah awal. Saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Malra dan Kota Tual bersama-sama gandeng tangan memperhatikan mahasiswa yang ada di luar daerah, mereka adalah aset kita semua,”ajaknya.(ARI)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top