KOTA AMBON

Carter Pesawat, Ratusan Pekerja Masuk Ambon

RAKYATMALUKU.COM – AMBON,- Ratusan pekerja kilang gas LNG Teluk Bintuni Provinsi Papua masuk Ambon setelah ditolak Pemerintah Kota Babo, Kamis 7 Mei 2020. Mereka tiba dengan tiga penerbangan pesawat carteran sejak pukul 06.00 WIT sampai pukul 12.45 WIT dari Babo ke Bandara Pattimura Ambon.

Dari informasi Rakyat Maluku, total pekerja yang akan dikarantina di Ambon sebanyak 241 orang. Gelombang pertama 136 orang, dan gelombang ke dua sebanyak 105 orang. Gelombang pertama yang sudah tiba langsung diangkut dengan menggunakan bis milik pemerintah menuju beberapa hotel yang menjadi lokasi karantina mandiri.


Informasi kedatangan ratusan karyawan kilang gas LNG Teluk Bentuni ini diperoleh Rakyat Maluku melalui kiriman foto dan video, saat mereka tiba di Bandara Pattimura, kemarin. Para pekerja ini sebagian warga negara asing dan sebagian warga Indonesia, yang cuti sebelum wabah corona melanda Indonesia.

Salah satu manager hotel berbintang yang dikonfirmasi Rakyat Maluku mengaku pihaknya juga mendapatkan tawaran dari agen para pekerja itu untuk menginapkan para pekrja di hotelnya tetapi dia menolaknya.

Tampak di video, mereka mendapatkan pengawasan ketat dari aparat gabungan TNI dan polisi dan Satpol PP ketika turun dari pesawat dan hendak menuju mobil bis yang telah disediakan.

“Oh ia. Kami tadi didatangi juga tapi kami menolak. Ya mengantisipasi lah,” kata manager tersebut via telepon seluler tadi malam.

Tanpa disebutkan berapa jumlah pemesanan kamar untuk dijadikan lokasi karantina dan dari mana yang melakukan pemesanan, namun manager hotel itu mengklaim jika memang hotelnya ditawari pada pagi hari. “Tidak sempat lagi tanya mereka, setelah kami menolak. Mereka langsung pergi. Dengarnya mereka sudah di hotel lain, silahkan konfirmasi saja ke hotel ini,” ujarnya sembari menyebut dua nama hotel berbintang lima di Ambon.

Sementara Humas salah satu hotel bintang lima yang dihubungi per telepon tadi malam enggan memberikan penjelasan lebih dalam mengenai keberadaan para pekerja ini dengan alasan bukan kewenangannya. “Silahkan ke GM saja pak, saya sedang libur,” tuturnya.

Terkait hal ini, Tim Gugus Tugas Penangana Covid-19 Provinsi Maluku maupun Kota Ambon yang dikonfirmasi hingga berita ini naik cetak belum memberikan keterangan resmi. Pesan pendek yang dikirimkan redaksi Rakyat Maluku tak dibalas, panggilan telepon juga tidak digubris. (ARI)


| Video Terkait | Ratusan Pekerja Masuk Ambon via Bandara

========= ========= ======================
--------------------

Berita Populer

To Top