NEWS UPDATE

Akhir Juli, 9 IAIN Jadi UIN

RAKYATMALUKU.COM – JAKARTA,- Menteri Agama RI, Fachrul Razi dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo sepakat untuk mempercepat usulan transformasi sembilan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), yang termasuk di dalamnya, IAIN Ambon akhir bulan ini.


Menag sepakat, paling lambat, akhir Juli 2020 ini, segala aturan yang berkaitan dengan transformasi sembilan IAIN ini sudah harus selesai ditangani. Sebaliknya, Menpan-RB Tjahjo Kumolo menegaskan, urusan alih status sembilan IAIN ini sudah tidak lagi bermasalah. “Pada prinsipnya kami tidak ada masalah sama sekali dengan pengajuan peningkatan status tersebut,” tegas Tjahjo Kumolo, pada Rapat Konsultasi dan Mediasi DPD-RI, sembilan Rektor IAIN bersama Menteri Agama dan MenPAN-RB, yang digelar di rumah Dinas Ketua DPD RI, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.

Dalam rapat itu, tampaknya memperjelas hasil perjuangan masing-masing civitas IAIN untuk menjadi UIN segera terkabulkan. Di mana, rapat konsultasi dan mediasi yang dimotori DPD-RI, dengan mempertemukan Menteri Agama RI, Fachrul Razi dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, telah dicapai kata sepakat. Bahwa, awal Agustus semuanya akan selesai.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dan Wakil Ketua Nono Sampono, serta Sultan Baktiar Najamudin.

Sedangkan dari IAIN, hadir lengkap sembilan Rektor IAIN yang telah lolos verifikasi untuk menjadi UIN; Rektor IAIN Ambon, Dr. Hasbollah Toisuta, Rektor IAIN Jember, Rektor IAIN Surakarta, Rektor IAIN Tulungagung, Rektor IAIN Purwokerto, Rektor IAIN Bengkulu, Rektor IAIN Samarinda, Palu Rektor IAIN dan Rektor IAIN Gorontalo.

Rapat yang berlangsung kurang dari 30 menit itu, langsung mengerucut kepada keputusan bahwa kedua kementerian, sepakat untuk melakukan proses secepatnya perjuangan panjang tersebut. Bahkan terdengar beberapa kali tepuk tangan dalam pertemuan yang berlangsung sangat akrab tersebut.

Sebab, beberapa IAIN sudah berproses lebih dari sepuluh tahun. Misalnya, IAIN Bengkulu, IAIN Ambon, dan IAIN Jember yang sudah tujuh tahun berproses. “Luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada Ketua DPD yang dalam enam bulan belakangan ini mengawal perjuangan kami hingga tuntas,” ungkap Prof. Babun Suharto, Rektor IAIN Jember, yang juga Ketua Forum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Revisi PMA 15/2014

Kata sepakat tersebut mengerucut setelah Menag menyatakan akan merevisi PMA Nomor 15 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaannya, untuk disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2019 tentang pendidikan tinggi keagamaan.

“Saya rasa dengan penyesuaian itu sudah menjadi jalan keluar. Nanti, saya minta pejabat di Kemenag untuk secepatnya melakukan revisi, paling tidak akhir Juli ini selesai. Penyesuaian tentu dengan memberi pertimbangan sesuai dengan kondisi masing-masing IAIN untuk diberi kesempatan melakukan peningkatan grade,” tandas Fachrul Razi seraya menambahkan, dengan begitu pihak Kemenpan-RB bisa langsung menyambut dengan proses berikutnya.

Senada dengan Menag, Tjahjo Kumolo mengiyakan dan siap kapan saja melakukan proses lanjutan setelah ada penyesuaian antara PMA dengan PP tersebut. “Begitu itu sudah, langsung selesai. Karena pada prinsipnya kami tidak ada masalah sama sekali dengan pengajuan peningkatan status tersebut,” tandas Tjahyo Kumolo disambut tepuk tangan peserta rapat. (*)


======================
--------------------

Berita Populer

To Top