Lintas Daerah

Anggota Polres SBB Tewas Saat Menyelam

RAKYATMALUKU.COM – SBB,- Polres Seram Bagian Barat (SBB) berduka. Salah satu personelnya, Brigadir Satu (Briptu) Raiman Hasan, yang bertugas di Satuan Reserse Narkoba wafat di perairan Dusun Resetlement, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Minggu, 5 Juli 2020.

Raiman wafat setelah kehabisan napas saat berada di dalam laut, yang ditemukan pada kedalaman kurang lebih 20 meter.

Sebelum kejadian nahas ini, Raiman bersama rekannya, Bilal pergi mencari ikan dengan cara memanah di pantai Dusun Resetlement. Raiman bersama rekannya menyelam tepat di bawah jembatan.

Tak lama menyelam, rekannya, Bilal kembali muncul ke permukaan laut untuk mengambil menghirup udara. Pasalnya, ia bersama Raiman tak menggunakan alat bantu pernapasan ketika menyelam. Bilal lalu menunggu Raiman muncul dari dalam laut untuk melakukan hal yang sama. Namun, setelah satu jam menunggu, Raiman tak kunjung muncul ke permukaan laut.

Bilal lalu kembali menyelam dengan tujuan mencari rekannya, Raiman. Namun, pencarian selama 30 menit, tak membuahkan hasil.

Bilal lalu memanggil warga di sekitar untuk bersama-sama melakukan pencarian terhadap Raiman.

Warga dibantu dengan alat kompresor, lalu menyisir titik penyelaman. Ketika berada di dasar laut, terlihat tubuh Raiman dalam posisi terlentang di kedalaman kurang lebih 20 meter. Saat didekati, Raiman tak lagi bergerak. Warga yang menemukan Raiman lalu meminta bantuan untuk proses pengangkatan dari dasar laut.

Setelah diangkat ke permukaan, Raiman langsung dilarikan ke RSUD SBB, di Piru, sekira Pukul 12.45 WIT.

Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar-Butar yang dihubungi membenarkan anggotanya meninggal dunia di laut.

Kapolres mengakui, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Dari hasil visum rumah sakit di Piru, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Kalau mau dicek kehabisan nafas dan sebagiannya kan harus autopsi menurut keterangan dokter tadi itu,” jelas Kapolres kepada Rakyat Maluku lewat seluler, Minggu, 5 Juli 2020.

Jenazah korban, tambah AKBP Bayu Tarida, telah dikembalikan ke keluarganya untuk dimakamkan. “Jenazah korban sudah dibawa ke Ambon. Kan orangtuanya di Ambon,” kata dia.

Kapolres kemudian mengisahkan kronologis tewasnya anggota Satresnarkoba itu. Di mana korban saat itu bersama temannya yang juga anggota Polres SBB sedang mencari ikan. Temannya, lanjut Kapolres, mengetahui kalau almarhum tidak kelihatan sehingga dia meminta nelayan setempat untuk membantu mencari keberadaan korban. “Korban atau almarhum ini memang sedang memancing. Memancing tapi mengunakan panah. Karena memang hobinya itu.

Sekitar jam 10 atau jam 11 an itu temannya tidak melihat korban, akhirnya dia minta pertolongan dari nelayan setempat yang asal dari Dusun Pelita Jaya,” ungkap Kapolres.

Setelah nelayan tersebut menyelam mencari korban, ditemukanlah korban. Jenazahnya kemudian di angkut ke darat. “Nah ditemukanlah almarhum ini berada di tubir itu ya. Ia dibantu diangkat ke permukaan. Namun, pada saat dilakukan pertolongan memang sudah tidak bisa tertolong lagi,” tutup Kapolres SBB. (AAN)


======================
--------------------

Berita Populer

To Top