DPRD SBB

DPRD Desak Pemkab SBB Perhatikan Nasib Nelayan Desa Waihatu

RAKYATMALUKU.COM – SBB,- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terkhususnya lagi Bupati, Moh. Yasin Payapo diminta untuk segera memperhatikan nasib para kelompok nelayan Sari Jaya Laut, yang ada di Desa Waihatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kab. SBB. Pasalnya, para nelayan ini terancam tidak beraktifitas, lantaran tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Desakan ini disampaikan Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab SBB, Eko Budiono, kepada rakyatmaluku.com, Selasa, 29 Juli 2020.

Reses, Eko Budiono Sentuh Aspirasi Warga Waihatu

Ia menemukan, kondisi para nelayan tersebut sangat memprihatinkan. Apalagi, setelah daerah ini menjalani pembatasan sosial di tengah wabah Covid-19, selain karena selama ini tidak mendapat perhatian dari pemerintah, meskipun kelompok nelayan ini sudah terbentuk sejak Tahun 2007 silam.

“Saat ini nelayan Desa Waihatu memerlukan alat tangkap. Ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah maupun pemerintah desa, untuk mensejahterakan warga nelayan Waihatu, bukan sebaliknya mereka dikesampingkan tanpa disentuh dengan bantuan,” tegas Eko.

DPRD Desak Pemkab SBB Perhatikan Nasib Nelayan Desa Waihatu

Eko menjelaskan, sebagai daerah berciri kepulauan dan penduduknya yang menempati daerah pesisir pantai, termasuk warga Waimital, maka pemerintah sudah harus melihat warganya dari aspek kelautan. Mestinya, ketika ada kelompok nelayanan yang sudah dibentuk sukarela oleh warga, maka harusnya mendapatkan perhatian dukungan bantuan. Sebab, cara ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Tapi, kalau diabaikan, maka sudah pasti kemiskinan akan terus mendera masyarakat, terkhususnya lagi di Waimital.

Sebab itu, Eko berharap Pemkab SBB dan Pemdes tidak tutup mata dengan masalah yang sedang dialami para kelompok nelayan ini. Sekiranya, bantuan yang diharapkan dapat segera dicairkan, sehingga aktifitas para nelayan ini dapat dilakukan secara profesional.

“Selama ikan di laut belum mati maka rezeki tidak akan hilang, dan tidak pengaruh walaupun dengan adanya corona. Nelayan butuh alat tangkap untuk menghidupkan mata pencarian mereka. Untuk itu, pemerintah daerah harus serius melihat keluhan masyarakat nelayan Waihatu,” pesan Eko.

Eko yang juga Sekretaris F-PKB DPRD SBB mengaku akan memperjuangkan nasib para nelayan ini di DPRD, agar sekiranya mendapatkan dukungan bantuan dari Pemkab SBB. Sebab, bantuan berupa alat tangkap ini menjadi sumber utama untuk kelancaran aktifitas para nelayan.

Sebab, kata Eko, selama ini Bupati SBB hanya menyampaikan laporan yang tidak diketahuinya di lapangan. Terbukti, ada sejumlah nelayan yang tidak difasilitas dan mendapatkan perhatian dari pemerintah. “Jangan hanya katakan data kalau masih ada yang belum tersentu bantuan dari pemerintah daerah,” tegas Eko.

Sementara untuk Pemdes Waimital, Eko berharap agar pemerintah desa dapat memanfaatkan dana desa, guna membantu para nelayan ini. Sebab, bukan tidak mustahil, tapi, para nelayan ini akan menjadi sumber rejeki kepada desa, kalau dapat diberdayakan. Ia berharap, ada solusi yang segera dikeluarkan baik oleh Pemda SBB maupun Pemdes Waimital, sehingga para nelayan dapat melakukan aktifitasnya secara normal dan baik.(*)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top