NEWS UPDATE

4 Ruko Di Batu Merah Terbakar

Seorang Polisi mengabadikan peristiwa kebakaran yang meng­ha­nguskan beberapa Ruko di kawasan Batu Merah, Senin 16 Juli 2018. Hingga kini, Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

RakyatMaluku.com – EMPAT unit rumah toko (Ruko) di Batu Merah, tepatnya di areal Blok M, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin, 16 Juli, sekira pukul 16.30 WIT, terbakar.

Dari empat ruko ini, tiga ruko ludes dilahap si jago me­rah, sementara satu ruko lain­nya hanya sebagain saja yang terbakar. Kebakaran di­duga akibat hubungan arus pen­dek yang berasal dari salah satu toko. Menurut keterangan sa­lah seorang saksi Munawir (29) Pemilik Toko Faizah (Blok M No 10, saat kejadian dirinya sedang makan di lantai tiga tokonya.

Dia kemudian dida­tangi oleh penjaga tokonya dan menyampaikan bahwa ada kebakaran di Toko Dua Putri Blok M No 8, yang berseblahan dengan tokonya. Sehingga dia langsung turun ke lantai dasar dengan maksud hendak melihat ke toko sebelah. Saat tiba di lantai dasar, Munawir melihat ternyata di Toko Hadi Utama Blok M No 9 sudah full dengan asap tebal, sehingga dia balik ke lantai 3 tolonga dan mengambil surat-surat lenting dan langsung keluar dari toko bersama dengan keluarganya.

Menurut keterangan saksi lainnya Imran (42) pada saat sementara berjualan di tokonya, tiba-tiba dia melihat kumpulan asap tebal dari atas Ruko (Grosir Pakaian) milik Bapak.H.Tati, sehingga Saksi langsung meneriaki warga sekitar untuk melihat kumpulan asap tersebut dan setelah dilakukan pengecekan oleh warga setempat ternyata kumpulan asap tersebut timbul karena terjadi kebakaran yang dengan cepat membesar, sehingga warga setempat berbondong-bondong memadamkan api dengan alat seadanya sambil menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Ambon.

Sedangkan keterangan dari saksi yang juga menjadi korban Hardiyanti bahwa pada saat kejadian dirinya sedang memasak di lantai 3, secara tiba-tiba melihat kumpulan asap yang naik ke lantai 3 tempat dia memasak.

Dan karena melihat asap tebal dia tidak dapat bernafas dengan baik serta merasakan panas yang menyengat karena api yang mulai membesar. Korban secara terus menerus meminta tolong sehingga masyarakat yang mengetahui keberadaannya menghimbau agar dia meloncat ke bawah melalui jendela bagian bela­kang yang pada saat itu juga warga sudah bersedia menolong dengan beralas kasur sehingga korban langsung meloncat dan langsung dilarikan ke RS.Bayangkara untuk mendapat perawatan medis.

Pantauan koran ini proses pemadaman sem­pat mengalami kendala di tempat kejadian per­kara (TKP), karena banyaknya warga disekitar loka­si kejadian sehinggga sulit akses jalur jalan yang masuk ke wilayah itu membuat api semakin membesar. Beruntung sekira pukul 17.25 WIT, datang mobil Water Canon milik Polda Maluku, dan mulai memadamkan api tersebut dan baru bisa dipadamkan sekira pukul 19.30 WIT.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso, juga terlihat ikut terlibat memadamkan api. Sementara Kepala Dinas Kebakaran Kota Ambon Edwin Pattikawa mengatakan, pihaknya menerjunkan delapan mobil pemadam untuk memadamkan api.

“Kita menerjunkan delapan unit mobil Damkar. Kita banyak mengunakan air laut untuk memadamkan api. Tadi 1 jam lebih api dipadamkan,” tuturnya.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease AKBP Sutrisno Hady Santoso menjelaskan, kebakaran diduga karena kosrleting. Api berawal dari plafon kemudian menjalar ke toko-toko lainnya. Dari kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai ratu­san juta rupiah.

“Ada empat Ruko dengan pemiliknya tiga orang. Kebakaran diduga karena korsleting. Mulai dari Ruko dan barang-barang itu kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta,” jelas Kapolres.

Dikatakan, saat kejadian itu, ada pemilik toko berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat lewat jendela dari lantai dua. “Pemilik toko melompat untuk menyelamatkan diri. Sudah kita bawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis,” kata Kapolres.

Guna memastikan penyebab kebakaran terse­but, kata Kapolres, pihaknya akan meminta ban­tuan Tim Laboraturium Forensik (Labfor) agar melakukan olah TKP. “Nanti kita datangkan Tim Labfor dari Makasaar untuk melakukan olah TKP guna mengetahui penye­bab terjadinya kebakaran itu,” tandas Kapolres.

PELAKU PENCURIAN DIAMANKAN
Sementara itu saat kejadian juga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang hendak melakukan alsi pencurian . Beruntung aksi si pencuri ini berhasil ditangkap. “Iya, kita amankan satu orang yang terindikasi melakukan pencurian. Sudah kita amankan di Polres Ambon untuk proses hukum,” tandas Kapolres. (AAN/R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top