NEWS UPDATE

Ada Potensi Kekurangan Surat Suara Pemilu Di Maluku

Contoh Kertas Suara Pileg Dan Pilpres 2019

BADAN  Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku kembali mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku untuk memastikan kertas surat suara Pemilihan Umum 2019 tidak kurang.

Mengingat dari tiga instrumen yang dipakai Bawaslu dapat dipastikan akan terjadi kekurangan surat suara di Maluku jika tidak diantisipasi sejak sekarang.

“Kami berharap mudah-mudahan KPU dapat memastikan tidak kekurangan surat suara sebelum Pemilu dimulai ,” kata Komisioner Bawaslu Maluku, Paulus Litaley kepada wartawan, Jumat 29 Maret 2019.

Paulus menjelaskan, ada tiga komponen yang dipakai Bawaslu dalam menganalisa potensi kekurangan surat suara Pilpres dan Pileg 17 April 2019, pertama dalam sortir kertas dimasing-masing kabupaten/kota ada yang rusak.

Sesuai hasil pemantuan penyortiran kertas surat suara yang datanya telah masuk ke Bawaslu Maluku, hasil sortir dari SBB, Kota Ambon, Buru, Buru Selatan, Maluku Tenggara dan Aru. Lima Kabupaten/Kota lainnya belum diketahui Bawaslu.

“(Kertas rusak) yang  banyak di Kabupaten SBB, dan kertas yang rusak itu berpotensi mengurangi kertas surat suara,” ujarnya.

Kemudian, dalam pencetakan surat suara tidak, KPU berdasarkan Dapil (Daerah Pemilihan) bukan berbasis TPS, sehingga kelebihan kertas surat suara itu tidak ada. 

” Akhirnya DPT tambah 2 persen itu pasti kurang,” kata Paulus.

Ketiga ada penambahan 11 TPS di Maluku, 8 di Kabupaten Seram Bagian Barat, 1 tambahan TPS di Kabupaten Maluku Tenggara Barat 1 tambahan TPS di Kabupaten Buru, dan 1 tambahan TPS di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Parahnya lagi, hingga hingga H – 19 menuju Pemilu, KPU di Maluku belum memastikan akan ada tambahan kertas surat suara. Padahal proses pencetakan kertas suara tidaklah mudah, memakan waktu yang cukup panjang.

“Ada juga proses pelelangan, dan pencetakan itu kan butuh waktu, kita berharap sebelum Pemilu tak ada masalah,” kata Paulus.

Paulus menguraikan, tambahan TPS dimaksud, karena ada restrukrisasi TPS, setelah ada keputusan DPTB, DPK, kemudian ada pemilih khusus yang lebih di desa-desa yang ada tambahan TPS. 

Sebagai tambahan, beberapa waktu lalu KPU Provinsi Maluku telah menetapkan DPT Pemilu 2019 sebesar 1.207,994 dalam Rapat Pleno KPU Provinsi Maluku yang berlansung di Amaris Hotel Ambon, Rabu 29 Agustus 2018.

Rinciannya, DPT Kota Ambon 216.027 yang tersebar di 908 TPS, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sebanyak 303.477 DPT untuk 1.329 TPS, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 150.520 DPT untuk 616 TPS, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebanyak 97.701 DPT untuk 454 TPS, Kabupaten Buru mencapai 92.445 DPT untuk 404 TPS.

Selanjutnya, DPT Kabupaten Buru Selatan (Bur­sel) mencapai 53.524 DPT untuk 263 TPS, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) sebanyak 76.809 DPT untuk 375 TPS, Kota Tual 183 TPS dengan jumlah DPT 43.375, Kabupaten Maluku Tenggara barat (MTB) jumlah TPS 299 dengan DPT 64.447, kepulauan Aru 310 TPS dengan jumlah DPT sebanyak 58.668, sementara DPT kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mencapai 25.183 dengan jumlah TPS 253. Sehingga total keseluruhan DPT di Maluku sebanyak 1.207,994. (ARI/R1)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top