ADVETORIAL

Agusthinus Pical, ST; Harapan Baru untuk Perubahan di Maluku Tengah

RAKYATMALUKU.COM – MASOHI, – Kabupaten Maluku Tengah merupakan daerah otonomi tertua di Maluku, meski demikian, disparitas pembangunan antar satu kecamatan dengan kecamatan yang lain masih cukup tinggi. Potensi sumber daya alam dan potensi perikanan lainnya yang melimpah ruah bahkan belum dikelola secara optimal untuk mensejahterakan rakyat di Bumi Pahamanu Nusa.


“Ironisanya lagi, tingkat kemiskinan di kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Maluku ini masih cukup tinggi, sejumlah desa juga masih teresolasi dan belum tersentuh pembangunan pemerintah,” ungkap entrepreneur asal Malteng, Agusthinus Pical, ST. kepada Rakyat Maluku, Selasa 5 Januari 2021.

Kondisi tersebut membuat Pical terpanggil untuk berbuat lebih. Dia pun berkomitmen untuk ikut bertarung sebagai calon Bupati Maluku Tengah 2022 mendtaang.

Pria yang lahir di Desa Ullath, Kecamatan Saparua 10 Agustus 1964 menawarkan pentingnya gerakan Pembaharuan Pembangunan Maluku Tengah, sebagai sebuah gagasan yang akan dijalankan ketika terpilih menjadi Bupati Kabupaten Maluku Tengah nantinya.

Agusthinus Pical,ST menyelesaikan Pendidikan Dasarnya di SD 2 Saparua, karenakemudian melanjutkan studinya di SMP 1 Ambon dan SMA 1 Ambon.
Agus –biasa ia disapa–, bukanlah seorang politisi yang populer dalam pentas politik di Maluku selama ini, namanya tidak setenar tokoh lainnya, tapi pengalamannya sebagai seorang pengusaha beken, membuatnya siap untuk melakukan perubahan di Maluku Tengah. “Saya tidak ingin berjanji terlebih dahulu, tetapi ada berbagai terobosan yang siap saya lakukan, dan saya menawarkan gagasan pembaharuan pembangunan,” ujar Agus.

Alumunus UKIP Paulus Unjung Pandang itu menilai, Pilkada adalah pesta demokrasi yang legal di Indonesia, dan menjadi momentum bagi siapapun untuk mencalonkan diri maupun dicalonkan sebagai Bupati di Kabupaten Maluku Tengah. “Dengan ini saya nyatakan diri, siap bertarung dalam bursa Pencalonan Kepala Daerah di Kabupaten Maluku Tengah,” tegas Agustinus.

Menurut dia, ada banyak alasan yang membuatnya untuk memilih bertarung di Pilkada Kabupaten Maluku Tengah, satu diantaranya yakni ingin mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Maluku Tengah.
Apalagi selama hampir 20 tahun terakhir Kabupaten Maluku Tengah tidak mengalami kemajuan yang berarti dan cukup tertinggal jika dibandingkan daerah lainnya di Maluku. Padahal wilayah Maluku Tengah cukup luas, serta kekayaan alam sangat melimpah, semua itu merupakan modal utama pembangunan jika dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Perairan Banda dan rumpun Pulau Banda itu menyimpan potensi perikanan yang melimpah, di Pulau Seram ada sumber daya alam yang juga belum digarap secara maksimal, dan membuat para petani dan nelayan kita masih hidup dibawah garis kemiskinan, ini sangat ironis,” beber dia.(ADV)

======================
--------------------

Berita Populer

To Top